KISAHAN.ID – Sejumlah tahanan Polres Kolaka Utara melarikan diri dari ruang tahanan pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 03.30 Wita. Hingga kini, seluruh tahanan tersebut masih dalam pengejaran aparat kepolisian alias buronan.
Tahanan yang kabur masing-masing bernama Ilham, tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor); M. Idris, kasus penganiayaan; Rama Fitrah, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT); Junaedi, kasus penggelapan.
Berikutnya, Taslim, Irwan, Muh. Sidik, Agrifaldi, Sahrul, dan Farel yang seluruhnya merupakan tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat); serta Nasruddin yang tersangkut perkara narkotika.
Kasi Humas Polres Kolaka Utara, Aiptu Ahmad Saiful, mengatakan proses pencarian terhadap para tahanan masih terus dilakukan dan dipimpin langsung oleh Kapolres Kolaka Utara.
“Dalam proses pengejaran,” katanya.
Dalam pengejaran itu, lebih lanjut Ahmad, personel menemukan sisa makanan yang diduga ditinggalkan para tahanan di wilayah Katoi. Selain itu, di Desa Maruge petugas juga menemukan sebuah sepeda motor hasil pencurian yang diduga berkaitan dengan pelarian para tahanan.
“Temuan-temuan ini menjadi petunjuk bagi tim untuk mempersempit ruang gerak para pelaku,” ujarnya.
Sebelumnya, kaburnya para tahanan menghebohkan masyarakat setelah beredar video yang memperlihatkan sebuah selang masih tergantung di atas tembok kompleks Mapolres Kolaka Utara. Selang tersebut diduga digunakan para tahanan untuk memanjat tembok dan meloloskan diri dari rumah tahanan.
Dalam video yang beredar, perekam menyebut sebanyak 11 tahanan berhasil kabur dengan memanjat tembok menggunakan selang.
Polres Kolaka Utara masih melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang diduga menjadi jalur pelarian para tahanan. Kepolisian juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan para tahanan tersebut agar segera melapor kepada petugas guna mempercepat proses penangkapan.
Redaksi











Komentar