Hukrim

Kasat Reskrim Ungkap Perkembangan Kasus Berdarah di MTQ Kendari: Motif dan Peran Masih Didalami

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau. Dok: Kisahan.id

KISAHAN.ID – Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, membeberkan perkembangan terbaru terkait insiden berdarah yang merenggut nyawa seorang pria di kawasan Pedestrian MTQ, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Senin (27/7/2026) dini hari.

Welliwanto mengatakan, korban berinisial KF (21), merupakan warga Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Sementara itu, empat terduga pelaku yang telah diamankan merupakan warga Kelurahan Gunung Jati, Kecamatan Kendari, yakni Alung (23), Arfandi (20), Ibrahim (21), dan Zulkifli (22).

“Mereka sempat tawuran dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Tim Buser 77 bersama Intelkam telah menangkap empat orang pelaku di Gunung Jati,” ujar Welliwanto kepada Kisahan.id.

Meski demikian, Welliwanto belum memerinci motif maupun peran masing-masing terduga pelaku. Saat ini, keempatnya masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Kendari.

Sebelumnya, KF (21) diduga menjadi korban penganiayaan yang berujung pada pembunuhan di kawasan Pedestrian MTQ Kendari. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga terlibat keributan dengan kelompok pemuda lain di Jalan Tebaununggu, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga.

Dalam insiden tersebut, kedua kelompok diduga saling menyerang hingga salah seorang dari kelompok lawan diduga menikam dada kiri korban menggunakan senjata tajam. Meski mengalami luka serius, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan melompat ke dalam selokan. Namun, para pelaku diduga langsung melarikan diri setelah kejadian.

Warga sekitar sempat mengevakuasi korban dari selokan dan membawanya ke rumah sakit terdekat. Namun, korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

“Kami masih mendalami motif, kronologi lengkap, serta peran masing-masing terduga pelaku. Penyidik juga akan melakukan pemeriksaan lanjutan guna mengungkap fakta secara menyeluruh,” tutupnya.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *