Hukrim

Tak Sampai 24 Jam, Buser 77 Ringkus Komplotan Terduga Pelaku Pembunuhan di MTQ Kendari

Salah satu remaja yang diamankan Buser 77 terkait tewasnya pria di MTQ Kendari. Dok: Kisahan.id

KISAHAN.ID – Tim URC Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari bergerak cepat mengungkap kasus pembunuhan yang menewaskan seorang pemuda di kawasan pedestrian MTQ Kendari. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, polisi berhasil mengamankan komplotan terduga pelaku.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, para terduga pelaku diamankan di kawasan Gunung Jati, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, pada Senin (27/7/2026) sore.

“Benar, kami sudah amankan sore ini,” kata Welliwanto, singkat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, empat orang diamankan dalam operasi tersebut. Namun, polisi belum mengungkap identitas maupun peran masing-masing terduga pelaku karena masih menjalani pemeriksaan intensif di Mako Polresta Kendari.

Sebelumnya, seorang pemuda berinisial MK (21), warga Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, tewas setelah diduga menjadi korban penganiayaan yang berujung pembunuhan di kawasan pedestrian MTQ Kendari pada Senin (27/7/2026) dini hari.

Korban diduga terlibat keributan dengan kelompok pemuda lain di Jalan Tebaununggu, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga. Dalam insiden tersebut, kedua kelompok diduga saling menyerang hingga salah seorang dari kelompok lawan diduga menikam dada kiri korban menggunakan senjata tajam.

Meski mengalami luka serius, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan melompat ke dalam selokan. Namun, pelaku diduga langsung melarikan diri setelah kejadian.

Seorang warga berinisial S mengatakan, warga sekitar sempat mengevakuasi korban dari selokan dan membawanya ke RS Bhayangkara Kendari. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan.

“Luka di dada. Infonya meninggal waktu dibawa ke RS Bhayangkara,” ujar S.

Polisi masih terus mendalami motif, kronologi lengkap, serta peran masing-masing terduga pelaku dalam kasus tersebut. Penyidik juga akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengungkap fakta secara menyeluruh.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *