KISAHAN.ID — Kapal cepat Express Bahari 5E yang melayani rute Kendari–Raha terpaksa memutar balik perjalanan setelah mengalami gangguan teknis saat berlayar, Jumat (20/3/2026).
Kapal yang memuat pemudik tersebut mengalami insiden tidak lama setelah bertolak dari Pelabuhan Bungkutoko.
Dalam suasana arus mudik menjelang Idulfitri, kapal ini diketahui membawa puluhan penumpang yang hendak menuju Raha, Kabupaten Muna. Gangguan mendadak itu sempat memicu kepanikan di kalangan penumpang, sebelum akhirnya kapal diarahkan kembali menuju Pelabuhan Nusantara Kendari demi keselamatan bersama.
Salah seorang penumpang, Farhan, mengungkapkan bahwa masalah teknis terjadi akibat adanya tali yang melilit pada bagian baling-baling kapal. Lilitan tersebut menyebabkan putaran baling-baling terganggu, sehingga laju kapal menjadi tidak normal dan berpotensi membahayakan perjalanan jika dipaksakan untuk dilanjutkan.
“Putar balik kapal, sudah keluar tadi dari Bungkutoko, kembali lagi, karena talinya terkait di baling-baling,” ujarnya.
Menurut Farhan, situasi di dalam kapal sempat menegangkan ketika penumpang menyadari adanya gangguan. Namun, kru kapal dengan sigap memberikan penjelasan dan memastikan kondisi tetap terkendali hingga kapal berhasil kembali ke pelabuhan dengan aman.
Setibanya di Pelabuhan Nusantara Kendari, pihak operator segera mengambil langkah cepat dengan mengalihkan seluruh penumpang ke kapal lain agar perjalanan tetap dapat dilanjutkan tanpa penundaan yang terlalu lama. Para penumpang kemudian dipindahkan ke Kapal Express Priscilia 88 yang juga melayani rute Kendari–Raha.
“Semua penumpang beralih ke kapal Priscilia. Pindah semua,” kata Farhan.
Proses pemindahan penumpang berlangsung tertib di bawah pengawasan petugas pelabuhan dan kru kapal. Meskipun sempat mengalami kepanikan, para penumpang akhirnya dapat melanjutkan perjalanan dengan kondisi yang lebih aman dan nyaman menggunakan kapal pengganti.
Sementara itu, Kapal Express Bahari 5E terlihat bersandar di dermaga Pelabuhan Nusantara Kendari untuk menjalani pemeriksaan dan perbaikan lebih lanjut. Tim teknis dijadwalkan melakukan pengecekan menyeluruh guna memastikan kondisi kapal kembali normal sebelum dioperasikan kembali.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak operator terkait penyebab pasti kejadian tersebut maupun estimasi waktu perbaikan kapal. Namun demikian, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, dan seluruh penumpang dilaporkan berhasil melanjutkan perjalanan dengan selamat.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan menyeluruh terhadap armada transportasi laut, terutama di masa arus mudik Lebaran yang ditandai dengan meningkatnya jumlah penumpang dan intensitas pelayaran. Keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional transportasi.
Redaksi



Komentar