Pemerintah Pemkot Kendari

Tembus Malam, Wali Kota Kendari Pastikan Percepatan Penangan Banjir dan Kebutuhan Pengungsi Terlayani Baik 

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, saat memantau penanganan banjir di Kali Wanggu. Dok: Istimewa.

KISAHAN.ID – Pemerintah Kota Kendari bergerak cepat menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian RI terkait penanganan banjir di kawasan Sungai Wanggu. Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, bersama Wakil Wali Kota Sudirman dan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) turun langsung meninjau lokasi banjir di kawasan Sungai Wanggu, Selasa (12/5/2026) malam.

Peninjauan difokuskan pada percepatan penanganan banjir yang dalam beberapa hari terakhir merendam permukiman warga di kawasan Lepo-Lepo dan sekitarnya. Dalam kunjungan tersebut, rombongan mengecek kondisi tanggul, aliran sungai, hingga titik-titik genangan yang belum surut.

Di lokasi, pihak BWS memastikan pembangunan tanggul permanen segera dilakukan sebagai langkah darurat pengendalian banjir. Tanggul itu direncanakan dibangun sepanjang 50 meter mulai dari area Jembatan Lepo-Lepo hingga muara Sungai Lepo-Lepo dengan tinggi mencapai tiga meter.

Pembangunan tanggul dinilai penting untuk menahan luapan Sungai Wanggu yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama banjir di wilayah tersebut saat curah hujan tinggi. Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan penanganan banjir harus dilakukan secara menyeluruh melalui percepatan pembangunan infrastruktur pengendali air.

“Kita ingin ada solusi nyata supaya masyarakat tidak terus-menerus menjadi korban setiap kali hujan deras terjadi,” ujar Siska di sela peninjauan.

Selain meninjau rencana pembangunan tanggul, Wali Kota juga mengunjungi posko bencana yang masih beroperasi untuk melayani warga terdampak banjir. Di lokasi pengungsian, ia memastikan distribusi makanan berjalan lancar dan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Pemkot Kendari juga mulai menambah fasilitas penerangan di sejumlah titik pengungsian dan kawasan banjir yang masih ditempati warga. Langkah itu dilakukan untuk mendukung aktivitas masyarakat pada malam hari sekaligus memudahkan proses evakuasi dan distribusi bantuan.

“Kita pastikan masyarakat yang masih bertahan di lokasi banjir tetap mendapatkan perhatian, baik makanan maupun fasilitas pendukung lainnya,” katanya.

Dalam kunjungan malam tersebut, Wali Kota turut memantau pengoperasian dua unit pompa air berkapasitas 250 liter per detik yang digunakan untuk mempercepat penyedotan genangan di kawasan terdampak.

Selain itu, Siska bersama tim teknis juga melakukan pengecekan pintu air untuk memastikan aliran menuju muara berjalan lancar sehingga genangan dapat lebih cepat surut.

Pemerintah Kota Kendari berharap kolaborasi bersama BWS dan pemerintah pusat dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak sekaligus menjadi langkah awal penanganan jangka panjang terhadap persoalan banjir di Kota Kendari.

Redaksi: Muammar Said Fadholi

Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *