Hukrim

Usai Asik Pesta, Seorang Mahasiswa Dikeroyok Depan THM Helens Kendari

Polisi saat olah TKP di THM Helens Kendari. Dok: Istimewa.

KISAHAN.ID – Seorang mahasiswa berinisial SI (22) menjadi korban pengeroyokan usai pesta di tempat hiburan malam (THM) Helens, Kelurahan Wowawanggu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 04.10 Wita. Polisi kini melakukan penyelidikan setelah korban mengalami sejumlah luka pada bagian wajah dan tubuh.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Kendari pada Jumat sore sekitar pukul 15.30 Wita.

Dalam kejadian itu, korban awalnya hendak pulang dari THM Helens. Namun, korban mendapati dua telepon selulernya hilang. Korban kemudian menanyakan keberadaan HP tersebut kepada seseorang yang berada di lokasi.

“Saat korban mengatakan, “Ko ambil kah HP-ku, ko liat kah HP-ku di sini,” orang tersebut menjawab tidak mengetahui keberadaan HP korban,” katanya.

Korban kemudian meminta maaf atas perkataannya. Namun, tak lama berselang, korban disebut ditarik keluar dari dalam Helens dan dipukul. Korban sempat melarikan diri kembali ke dalam Helens. Namun, korban kemudian dipanggil oleh teman pelaku dan dibawa kembali ke depan tempat hiburan tersebut.

Di lokasi itu, sejumlah teman pelaku disebut memegang kedua tangan korban. Korban kemudian kembali dianiaya hingga terjatuh dan diinjak-injak. Setelah berhasil melarikan diri, korban kemudian pergi dari lokasi. Seorang saksi yang berada di sekitar lokasi selanjutnya membawa korban untuk makan dan mengantarnya pulang.

“Dari hasil olah TKP, korban dianiaya sebanyak dua kali di tempat berbeda,” kata Welliwanto.

Polisi juga telah mengamankan rekaman kamera pengawas atau CCTV milik pihak Helens untuk kepentingan penyelidikan. Dalam pendalaman awal, polisi menyebut korban tidak saling mengenal dengan pelaku penganiayaan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya memar pada hidung hingga mengeluarkan darah, telinga mengeluarkan darah, kelopak mata, dahi, pipi, serta luka pada bibir. Korban juga mengalami lebam pada bagian rahang.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *