KISAHAN.ID – Pemerintah Kota Kendari mengajak masyarakat, khususnya pedagang eceran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, untuk ikut menjaga kelancaran distribusi BBM agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata.
Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, mengatakan pemerintah mulai melakukan sosialisasi kepada pedagang eceran BBM subsidi agar tidak lagi melakukan pembelian secara berulang, menimbun, kemudian menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi.
Menurutnya, pemerintah memberikan kesempatan selama lima hari bagi pedagang untuk menghabiskan stok BBM subsidi yang masih tersisa. Setelah masa tersebut, pemerintah akan melakukan penertiban.
“Mulai hari ini kami akan sosialisasikan kepada pedagang eceran BBM subsidi untuk tidak lagi mengantre atau menimbun BBM subsidi dan dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi. Kami beri waktu lima hari untuk habiskan jualan BBM subsidi yang tersisa, setelah itu kami akan tertibkan,” kata Sudirman, Jumat (18/9/2026).
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Kendari menjaga agar BBM bersubsidi dapat dinikmati masyarakat yang memang membutuhkan, sekaligus mengurangi antrean panjang di sejumlah SPBU.
Melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Pemkot Kendari terus memperkuat pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi di sejumlah SPBU. Dalam beberapa hari terakhir, antrean di sejumlah titik mulai berkurang.
Selain memastikan ketersediaan stok, pemerintah juga memperhatikan mekanisme pelayanan di SPBU. Pengaturan tersebut antara lain mencakup sistem parkir dan pra-pendataan sebelum pengisian BBM.
Pengaturan ini diharapkan dapat mencegah pengisian BBM secara berulang atau praktik melangsir yang berpotensi mengurangi kesempatan masyarakat lain mendapatkan BBM bersubsidi.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak mudah khawatir selama ketersediaan stok masih terjaga.
Berkurangnya antrean di sejumlah SPBU menjadi perkembangan positif yang diharapkan dapat dipertahankan. Pemkot Kendari akan terus melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar distribusi BBM bersubsidi berjalan lebih tertib, adil, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Redaksi



















Komentar