Advetorial

Tegas! Wali Kota Kendari Ingatkan Ratusan CASN Pemkot: Disiplin, Jangan Cari Muka, Tolak Ajakan Senior Bandel

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat membawa sambutan dalam orientasi CASN. Dok. Kisahan.id

KENDARI, KISAHAN.ID – Pagi ini, Kantor Wali Kota Kendari terasa berbeda. Kursi-kursi yang tertata rapi dipenuhi sosok-sosok baru yang mengenakan seragam hitam putih. Di wajah mereka tampak beragam ekspresi. Ada yang tegang, bangga, cemas, sekaligus penuh harapan. Bukan tanpa alasan, Jumat, 4 Juli 2025, menjadi langkah pertama mereka sebagai Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Pemerintah Kota Kendari.

Sebanyak 468 orang, terdiri dari 61 CPNSD dan 407 PPPK, resmi mengikuti orientasi selama tiga hari, yakni pada 4, 7, dan 8 Juli. Kegiatan ini bukan sekadar perkenalan birokrasi, tapi momen penting membentuk jiwa ASN yang sadar akan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, hadir langsung membuka kegiatan. Ia didampingi Wakil Wali Kota Sudirman, Sekda Amir Hasan, dan pejabat lain. Suaranya tenang, namun pesannya kuat. Ia mengajak para peserta untuk menapaki jalan pengabdian dengan kesungguhan, bukan sekadar rutinitas atau demi status belaka.

“Jadilah ASN yang tulus. Bekerjalah dengan hati. Jangan cari muka kepada atasan, jangan belajar bandel dari senior. Kalian ini generasi baru yang kami harapkan membawa perubahan,” tutur Siska dengan nada lembut.

Wali Kota Kendari saat memakaikan atribut kepada CASN. Dok. Kisahan.id

Ia tidak segan menyampaikan bahwa birokrasi hari ini membutuhkan wajah-wajah baru, yang jujur, disiplin, dan tidak takut menolak ajakan yang menyesatkan. Ia mengingatkan agar CASN menjauh dari kebiasaan-kebiasaan lama yang merusak citra pelayanan publik.

“Kalau hanya datang absen, lalu pergi ngopi di pinggir jalan, itu bukan cara kerja yang kami butuhkan. Kalian harus berani menolak jika diajak senior bandel, melakukan hal seperti itu. Jaga nama baik diri dan instansi,” tegasnya.

Pesan itu tidak disampaikan dengan marah. Justru dengan keteduhan yang membuat siapa pun yang mendengarnya merasa dihargai, namun juga diberi tanggung jawab.

Selama dua hari pertama orientasi atau tanggal 4 dan 7 Juli, peserta akan menerima pembekalan materi di aula. Mereka akan belajar mengenali peran ASN, memahami kode etik, hingga mengenal sistem kerja pemerintahan yang akan mereka jalani. Di hari ketiga atau tanggal 8 Juli, para CASN dijadwalkan terjun langsung ke lapangan untuk mengikuti kerja bakti dan latihan baris-berbaris (PBB).

Suasana ratusan CASN yang mengikuti orientasi. Dok. Kisahan.id

Inand Irojasa, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKPSDM Kendari, yang mewakili Plt. Kepala BKPSDM, Alfian menyebut bahwa kegiatan ini bukan semata-mata pelatihan fisik dan teori, tetapi juga latihan membangun karakter.

“Kita ingin peserta ini mengenal nilai kebersamaan, kesederhanaan, dan kepedulian sosial sejak awal. Ini bagian dari fondasi menjadi pelayan publik yang utuh,” ujarnya.

Sebagian peserta adalah wajah-wajah lama di dunia pengabdian. Ada guru honorer yang telah menanti untuk diangkat, ada tenaga kesehatan yang selama ini setia bekerja meski dengan status kontrak, dan ada pula staf teknis yang menjalani rutinitas kantor tanpa jaminan karier.

Kini, mereka duduk berdampingan dengan status yang sama, ASN Pemkot Kendari. Tapi lebih dari sekadar status, hari itu mereka menyimpan harapan baru, menjadi bagian dari perubahan pelayanan yang lebih baik, menjadi aparatur yang hadir dengan hati, bukan hanya hadir di absen.

Moment Wali Kota Kendari memberi pesan tegas kepada ratusan CASN. Dok. Kisahan.id

Seragam hitam putih yang mereka kenakan hari ini tidak hanya menyimbolkan formalitas, tetapi juga menjadi lambang awal perjalanan. Sebuah panggilan untuk menjaga kepercayaan masyarakat, bekerja tanpa pamrih, dan menjadi teladan di kantor maupun di tengah masyarakat. (ADV)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *