Advetorial Pemkot Kendari

Pemkot Kendari Tingkatkan Literasi Keuangan Guru Lewat Edukasi Investasi Saham

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman. Dok: Istimewa.

KISAHAN.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang cerdas secara finansial. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Peningkatan Literasi Keuangan serta Pembukaan Rekening Saham bagi kepala sekolah dan guru yang digelar di Ruang Samaturu Balai Kota Kendari, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Kendari, Nismawati, yang menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan menjadi bagian penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu mengelola keuangan secara sehat, bijak, dan produktif.

Menurut Nismawati, tenaga pendidik memiliki posisi strategis dalam membangun budaya literasi keuangan di masyarakat. Selain bertugas mencerdaskan generasi muda melalui pendidikan formal, guru juga diharapkan mampu menjadi teladan dalam mengatur keuangan dan mengambil keputusan investasi yang tepat.

“Guru memiliki peran strategis sebagai agen edukasi yang tidak hanya mendidik siswa di sekolah, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam pengelolaan keuangan yang sehat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perkembangan industri jasa keuangan yang semakin pesat menghadirkan berbagai pilihan investasi yang legal dan produktif. Namun, tanpa pemahaman yang memadai, masyarakat berpotensi menjadi korban investasi ilegal maupun penipuan berkedok investasi yang masih marak terjadi.

Karena itu, edukasi mengenai produk dan layanan keuangan, termasuk investasi di pasar modal, menjadi bekal penting agar masyarakat mampu mengenali instrumen investasi yang aman, memahami risiko, serta mengambil keputusan keuangan secara rasional.

Sebagai bentuk implementasi dari edukasi tersebut, para kepala sekolah dan guru yang mengikuti kegiatan diberikan kesempatan untuk membuka rekening saham. Langkah ini menjadi pintu awal bagi peserta untuk mengenal investasi di pasar modal secara langsung melalui mekanisme yang legal, transparan, dan berada di bawah pengawasan regulator.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan tingkat inklusi keuangan di Kota Kendari dengan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal. Selain memberikan manfaat bagi peserta secara pribadi, kehadiran para guru sebagai agen perubahan diyakini akan mempercepat penyebaran pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik kepada siswa, keluarga, maupun masyarakat luas.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi dari narasumber yang berasal dari lembaga jasa keuangan dan pasar modal. Berbagai topik dibahas secara komprehensif, mulai dari pentingnya perencanaan keuangan, pengenalan investasi, mekanisme pembukaan rekening saham, hingga strategi berinvestasi secara aman dan bertanggung jawab.

Melalui sesi diskusi dan tanya jawab, peserta juga diberikan kesempatan memahami cara menghindari berbagai modus penipuan investasi yang memanfaatkan rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat. Dengan bekal tersebut, para tenaga pendidik diharapkan mampu menjadi penyebar informasi yang benar mengenai pengelolaan keuangan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi. Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Kota Kendari dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor keuangan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman dan terpercaya.

Melalui sinergi tersebut, Pemkot Kendari berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya perencanaan keuangan, memiliki kebiasaan berinvestasi secara sehat, serta mampu mengambil keputusan finansial yang tepat.

“Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam menciptakan masyarakat yang cerdas secara finansial, meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang lebih maju dan berkelanjutan,” pungkasnya. (ADV).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *