Advetorial Pemerintah Pemkot Kendari

Wali Kota Kendari Serahkan 6 Armada Sampah ke DLHK, Mudahkan Kinerja Petugas Kebersihan

Moment Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran nyetir mobil sampah dan Sekda Amir Hasan bergelantung. Dok. Kisahan.id

KENDARI, KISAHAN.ID – Kamis pagi (3/7/2025), halaman Kantor Wali Kota Kendari yang biasanya sibuk dengan lalu lintas staf dan kendaraan dinas, berubah menjadi panggung kecil yang penuh tawa dan kehangatan. Para pegawai tak menyangka akan menyaksikan langsung pemandangan yang jarang terjadi. Di mana, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengendarai sendiri mobil pengangkut sampah berwarna biru tua berkeliling halaman kantor dengan senyum lebar di wajahnya.

Bukan sendirian, dua sosok yang tak kalah menyita perhatian ikut menemani di bagian samping. Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, bergelantungan santai di sisi kanan bak mobil, sementara ajudan pribadi Wali Kota, Jems, berdiri di sisi kiri. Aksi itu membuat pegawai di sana tertawa geli melihat pimpinan mereka.

Tidak ada seremoni kaku, tidak ada pidato resmi. Hanya deru mesin mobil, canda tawa, dan suasana kekeluargaan yang hangat menyelimuti halaman kantor itu. Banyak pegawai tak kuasa menahan tawa, sebagian langsung mengabadikan momen langka itu dengan kamera ponsel mereka.

Penyerahan mobil sampah dari Pemkot untuk DLHK Kendari. Dok. Kisahan.id

Aksi ini bukan sekadar hiburan. Tes drive unik tersebut merupakan bagian dari penyerahan 6 unit mobil pengangkut sampah oleh Pemerintah Kota Kendari kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK). Mobil-mobil tersebut akan memperkuat operasional armada kebersihan dalam mengangkut sampah dari rumah tangga, pasar, dan titik-titik rawan tumpukan di kota.

“Mobil ini akan jadi teman kerja petugas kita di lapangan. Kita harus pastikan kendaraan ini benar-benar siap, tidak hanya tampak baru tapi memang layak digunakan,” ujar Wali Kota Siska setelah turun dari kemudi.

Ia menyampaikan bahwa armada kebersihan adalah ujung tombak pelayanan dasar yang sering luput dari perhatian.

“Kadang kita hanya lihat sampah yang bersih dari jalan, tapi tak pernah tahu betapa berat pekerjaan teman-teman kita di lapangan. Kita ingin mereka merasa didukung, bahwa pemerintah hadir, bukan hanya memerintah,” lanjutnya.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran. Dok. Kisahan.id

Bagi Siska, kepemimpinan bukan soal instruksi, tapi soal keteladanan. Menyetir sendiri mobil sampah adalah simbol bahwa dirinya tak malu untuk terlibat langsung, bahwa seorang pemimpin pun bisa berada di balik kemudi armada pelayanan, bukan hanya di balik meja rapat.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kendari untuk ikut peduli terhadap masalah sampah yang masih menjadi tantangan di banyak titik kota.

“Kalau kendaraan sudah disiapkan, tenaga sudah bekerja, tinggal kita semua sebagai warga untuk tidak buang sampah sembarangan. Sederhana, tapi sangat berdampak,” tegasnya.

Momen ini pun menjadi pengingat bahwa terkadang, pendekatan paling menyentuh hati masyarakat bukanlah lewat seremoni besar atau jargon-jargon mewah, tapi melalui aksi nyata yang tulus dan membumi. Ketika pemimpin mau tertawa bersama rakyat, mau menyentuh langsung masalah dari akarnya, maka lahirlah kepercayaan.

Mobil sampah yang diserahkan ke DLHK Kendari. Dok. Kisahan.id

Di tengah tantangan urban yang kompleks, Siska Karina Imran memilih pendekatan yang sederhana namun kuat. Ia menunjukkan bahwa tanggung jawab tak pernah terlalu kecil untuk disentuh seorang pemimpin. Bahkan jika itu hanya menyetir mobil sampah keliling kanto. Selama tujuannya jelas, menghormati kerja petugas, memperhatikan layanan dasar, dan menyapa rakyat dengan cara yang tulus.

“Mari sama-sama kita jaga dan merawat Kota Kendari,” pungkasnya. (ADV)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *