Hukrim Headline

Ricuh Demo Mahasiswa UHO Tolak Hasil Pilrek 2025 dan Perpanjangan Jabatan Rektor

Aksi saling dorong antara mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dan petugas keamanan kampus saat demonstrasi menolak hasil Pilrek dan perpanjangan jabatan rektor, Kamis (10/7/2025). Kericuhan terjadi di depan Gedung Rektorat UHO.

KENDARI, KISAHAN.ID – Aksi demonstrasi menolak hasil Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2025–2029 yang digelar di depan Gedung Rektorat UHO, Sulawesi Tenggara, berakhir ricuh pada Kamis pagi (10/7/2025).

Kericuhan pecah ketika puluhan mahasiswa dari Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UHO mencoba memaksa masuk ke dalam gedung rektorat setelah sebelumnya membakar ban bekas sebagai bentuk simbolik protes. Aksi mereka mendapat hadangan dari pihak keamanan kampus, memicu insiden saling dorong yang mengakibatkan beberapa mahasiswa terjatuh dan hampir terinjak saat situasi memanas.

Koordinator aksi, Muhammad Ferli Nur, dalam orasinya menegaskan bahwa mahasiswa menolak hasil Pilrek karena dianggap sarat pelanggaran prosedural, tidak transparan, serta diduga direkayasa demi kepentingan tertentu.

“Kami menolak hasil Pilrek UHO karena penuh kejanggalan. Ada indikasi manipulasi suara senat, pengesahan statuta secara sepihak, dan munculnya surat mandat fiktif untuk pelantikan rektor pada 1 Juli 2025 yang tidak pernah terjadi,” tegas Ferli.

Mahasiswa juga menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Permenristekdikti Nomor 19 Tahun 2017, yang menjadi dasar hukum dalam pemilihan pimpinan perguruan tinggi. Mereka mendesak agar proses Pilrek dievaluasi ulang secara menyeluruh.

Tak hanya menyoroti proses pemilihan, mahasiswa juga dengan tegas menolak perpanjangan masa jabatan Rektor Prof. Muh. Zamrun Firihu yang tertuang dalam SK Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 197/M/KER/2025 tertanggal 2 Juli 2025.

“Kami mendesak agar SK perpanjangan jabatan rektor segera dicabut. Kami menginginkan sosok rektor yang berintegritas dan bebas dari skandal pemilihan,” lanjut Ferli.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak rektorat terkait insiden tersebut maupun tuntutan para mahasiswa.

Penulis:Husni Mubarak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *