KISAHAN.ID – Kasus pencurian mobil yang menghebohkan warga Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mulai menemukan titik terang. Pelaku yang beraksi bak “Spiderman” dengan memanjat rumah korban ternyata pernah bekerja di kediaman korban berinisial LL.
Pelaku bernama Rezki diamankan Tim URC Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari dan dibawa ke tempat kejadian perkara (TKP) pada Rabu (24/6/2026) malam untuk memperagakan aksinya.
Dalam rekonstruksi awal tersebut, pelaku mengaku pernah bekerja di rumah korban sebagai tukang yang mengerjakan pengecatan dan pemasangan plafon. Pengetahuan mengenai kondisi rumah memudahkan pelaku menjalankan aksinya.
Pencurian pertama terjadi beberapa hari sebelum mobil dibawa kabur. Saat itu, pelaku diduga masuk ke rumah dan mengambil BPKB mobil yang disimpan di dalam kamar, satu unit televisi, serta kursi lipat milik korban.
“Barang-barang tersebut kemudian dijual kepada seorang warga di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, dengan nilai sekitar Rp2 juta,” ujar Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau.
Aksi kedua terekam CCTV dan terjadi pada Selasa (23/6/2026). Pelaku memanjat pohon pepaya yang berada di samping rumah korban, kemudian naik ke bagian plafon dan masuk ke dalam rumah melalui celah atap. Cara pelaku masuk inilah yang membuat aksinya disebut warga menyerupai “Spiderman”.
Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil kunci mobil dan membawa kabur kendaraan milik korban bernomor polisi DD 1721 HY. Mobil tersebut rencananya akan dijual di Kota Baubau dengan harga sekitar Rp85 juta.
Namun, rencana itu gagal setelah Tim URC Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap Rezki di Pelabuhan Amolengo, Desa Langgapulu, Kecamatan Kolono Timur, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), pada Rabu (24/6/2026).
“Saat diamankan, pelaku hendak membawa mobil beserta dokumen kendaraan menuju Kota Baubau. Kami turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa mobil korban, BPKB, televisi, dan kursi lipat,” tambahnya.
Kini, Rezki menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Kendari. Penyidik masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus pencurian tersebut.
Redaksi











Komentar