KISAHAN.ID – Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok pemuda di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, berkeliling menyuarakan penolakan terhadap fenomena yang mereka sebut “boti” dan LGBT viral di media sosial, Sabtu (3/7/2026). Dalam video tersebut, komunitas itu menggunakan tagline “Boti Hunter” sebagai simbol kampanye mereka.
Aksi tersebut memicu beragam tanggapan positif. Masyarakat menilai gerakan itu sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial di lingkungan mereka.
Di Sulawesi Tenggara, khususnya Kota Kendari, fenomena yang oleh masyarakat kerap disebut “boti” juga sering menjadi perbincangan publik. Kehadirannya dinilai semakin terlihat di berbagai ruang publik hingga media sosial.
Namun, hingga kini belum terlihat adanya gerakan sosial yang secara terbuka mengajak masyarakat membahas persoalan tersebut melalui edukasi maupun penyampaian aspirasi yang tertib.
Berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan, hingga pemerintah daerah, diharapkan dapat memperkuat edukasi, pembinaan, dan dialog agar berbagai persoalan sosial dapat disikapi secara bijaksana.
Dengan demikian, keamanan, ketertiban, dan persatuan masyarakat Sulawesi Tenggara tetap terjaga.
Redaksi











Komentar