Nasional

Satu Tahun Transformasi, Siska–Sudirman Sukses Kawal Program Strategis Presiden Prabowo di Kendari

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran (kiri) dan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman (kanan). Dok: Istimewa.

KISAHAN.ID – Ekspose satu tahun kepemimpinan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama Wakil Wali Kota Sudirman menjadi momentum refleksi sekaligus proyeksi arah pembangunan Kota Kendari ke depan. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Balai Kota Kendari, Selasa (3/3/2026) sore itu, menandai genap setahun keduanya memimpin setelah dilantik di Jakarta pada 20 Februari 2025.

Dalam kurun waktu satu tahun, berbagai program strategis telah dijalankan secara sinergis dengan kebijakan nasional dan kebutuhan riil masyarakat. Kepemimpinan Siska–Sudirman menegaskan komitmen pada pembangunan yang menyentuh langsung aspek dasar kehidupan warga, mulai dari hunian, kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi berbasis komunitas.

Pada sektor perumahan, Pemerintah Kota Kendari mendukung Program 3 Juta Rumah melalui sejumlah kebijakan konkret. Sepanjang 2025, tercatat 7.534 unit Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Selain itu, pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk rumah pertama menjangkau 2.277 unit, serta bantuan bedah rumah sebanyak 196 unit. Total dukungan terhadap sektor perumahan mencapai 89.668 unit, menjadi bukti keberpihakan pada pemenuhan hunian layak.

Di bidang pendidikan dan kesehatan, program Makan Bergizi Gratis menyasar 75.146 siswa PAUD, TK, SD, dan SMP. Realisasinya mencapai 59.328 siswa atau 85,12 persen. Capaian ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan generasi muda tumbuh sehat dan siap bersaing.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, saat memaparkan capaian satu tahun kepemimpinan. Dok: Istimewa.

Sementara itu, program cek kesehatan gratis mencatat realisasi 254.880 orang dari target 366.545 orang atau 70,48 persen. Angka ini melampaui target nasional sebesar 36 persen dan menjadi yang tertinggi di Sulawesi Tenggara. Langkah ini sekaligus memperkuat upaya preventif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Kota Kendari juga dipercaya menjadi salah satu dari 38 kabupaten/kota di Indonesia penerima Program Sekolah Rakyat tahap pertama. Pembangunan yang berlokasi di Kelurahan Abeli Dalam, Kecamatan Puuwatu, telah mengantongi persetujuan lingkungan dan tata ruang, serta ditargetkan rampung pada Juli 2026.

Penguatan ekonomi kerakyatan diwujudkan melalui pembentukan 65 Koperasi Merah Putih (KMP) di tingkat kelurahan dengan total 3.140 anggota. Saat ini, 11 titik pembangunan koperasi tengah berjalan melalui kolaborasi bersama Forkopimda, termasuk unsur TNI.

“Ini semua adalah fase peletakan pondasi. Peneguhan arah kebijakan serta akselerasi pembangunan pada sektor-sektor yang paling krusial pada kehidupan masyarakat Kota Kendari,” ujar Siska.

Berpijak pada visi menjadikan Kota Kendari sebagai kota layak huni yang semakin maju, berdaya saing, adil, sejahtera, dan berkelanjutan pada 2029, kepemimpinan Siska–Sudirman menegaskan lima misi utama, yakni pembangunan sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan perlindungan dan transformasi sosial, pembangunan infrastruktur sosial yang tanggap bencana dan ramah lingkungan, serta penguatan ekonomi berbasis komunitas unggulan.

“Satu tahun pertama menjadi fondasi kokoh. Dengan sinergi dan kolaborasi, Kota Kendari terus bergerak menuju masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *