Hukrim

Pengakuan Wakasek Usai Dugaan Cinta Terlarang Dibongkar Sejumlah Siswa SMAN 2 Kendari

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Sarana dan Prasarana SMAN 2 Kendari, Aris Basuki. Dok: Istimewa.

KISAHAN.ID – Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Sarana dan Prasarana SMAN 2 Kendari, Aris Basuki, akhirnya buka suara setelah dugaan cinta terlarang dengan seorang siswi bernama Bunga (samaran) dibongkar sejumlah pelajar kepada orang tua Bunga.

Kepada Kisahan.id, Aris membantah sejumlah cerita yang disampaikan beberapa siswi kepada orang tua Bunga. Ia mengatakan persoalan tersebut telah diklarifikasi di hadapan keluarga Bunga dan pihak sekolah pada 26 Agustus 2026.

“Isu tersebut tidak benar. Itu semua sudah dibantah dan diklarifikasi di depan keluarga serta pihak sekolah,” katanya, Senin (14/9/2026).

Aris menegaskan hubungannya dengan Bunga hanya sebatas guru dan siswa. Ia membantah adanya hubungan asmara di antara keduanya.

Terkait kedatangan istrinya ke sekolah yang disebut untuk menemui dan mengingatkan Bunga agar tidak menjalin hubungan dengannya, Aris juga membantah cerita tersebut.

Menurutnya, istrinya memang kerap datang ke sekolah untuk menjemput dirinya dan terkadang mendampinginya saat ada kegiatan bersama siswa.

“Setiap hari istriku ke sekolah jemput saya, terkadang menemani saya bersama siswa bila ada kegiatan,” dalihnya.

Aris juga membenarkan dirinya bermalam di sekolah bersama Bunga dan siswa lainnya pada malam 17 Agustus 2026. Namun, ia mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk persiapan perayaan 17 Agustus.

“Bersama para siswa lainnya bermalam persiapan 17 Agustus,” tuturnya.

Terkait isu lain yang dibongkar para siswa kepada orang tua Bunga, yakni uang jajan yang diberikan kepada Bunga, percakapan melalui siswi berinisial LL (rekan Bunga), perhatian berlebihan saat Bunga sakit, serta tudingan lainnya, Aris tidak menjelaskan secara detail.

Sebelumnya, sejumlah siswi SMAN 2 Kendari mengungkap dugaan kedekatan khusus antara Aris dan Bunga kepada orang tua Bunga. Para siswi juga mengaku pernah mengingatkan Bunga terkait kedekatan tersebut. Namun, Bunga disebut takut dengan Aris.

Sementara itu, orang tua Bunga sudah mencurigai anaknya. Saat ini, Bunga dikabarkan telah dipindahkan oleh orang tuanya dari sekolah tersebut. Aris sendiri masih menjalankan aktivitasnya sebagai Wakasek Sarana dan Prasarana sekaligus mengajar di SMAN 2 Kendari.

Kisahan.id telah meminta klarifikasi kepada Kepala SMAN 2 Kendari, Nur Aida, terkait dugaan tersebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *