KISAHAN.ID – Pria yang ditemukan meninggal dunia di kawasan sebuah gereja di Jalan Saranani, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (14/9/2026) malam, ternyata seorang mahasiswa berinisial O (22).
O ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah jatuh dari scaffolding atau perancah yang berada di bagian samping gedung gereja. Jasad korban tergeletak di depan pintu masuk gereja dengan luka dan darah di tubuhnya.
Kepala Regu (Karu) 2 Patroli Cipta Kondisi Satsamapta Polresta Kendari, Aiptu Amrullah, membenarkan identitas korban yang masih berstatus mahasiswa tersebut.
“Untuk sementara diduga lompat,” ucap Aiptu Amrullah saat ditemui di lokasi kejadian.
Dugaan tersebut diperkuat dengan temuan sandal milik korban di bagian lantai perancah. Dari informasi yang dihimpun di lokasi, korban disebut tengah menghadapi persoalan pribadi. Bahkan, sebelum kejadian, korban juga disebut sempat meminta didoakan.
Tak hanya itu, petugas turut memeriksa perangkat telepon seluler milik korban. Dalam riwayat pencarian pada perangkat tersebut ditemukan sejumlah penelusuran yang berkaitan dengan bunuh diri serta dosa bagi orang yang melakukan bunuh diri.
Namun, temuan tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai motif maupun penyebab pasti kejadian. Polisi masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap sejumlah informasi yang ditemukan di lokasi.
Setelah proses penanganan di lokasi kejadian, jenazah O dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kendari untuk penanganan lebih lanjut. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Redaksi



















Komentar