KISAHAN.ID — Organisasi kemasyarakatan Tamalaki Wonua Kalosara Sulawesi Tenggara (Sultra) mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kedamaian dan membantu pemerintah memberantas peredaran narkoba di wilayah Sultra. Seruan itu disampaikan jajaran pengurus sebagai bentuk komitmen menghadapi ancaman narkotika yang dinilai kian mengkhawatirkan.
Ketua Umum Tamalaki Wonua Kalosara Sultra, Jefri Syukur, mengatakan peredaran narkoba merupakan ancaman serius bagi keamanan dan masa depan generasi muda sehingga perlu dihadapi secara bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat.
“Kita harus selalu waspada dan menjaga keamanan, agar kita dapat hidup dengan aman dan nyaman,” kata Jefri, Kamis (29/1/2026).
Ia mengimbau masyarakat tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan narkoba kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, partisipasi publik sangat penting dalam memutus rantai peredaran barang terlarang tersebut.
“Kita harus menjadi mata dan telinga bagi pihak berwajib dalam memberantas peredaran narkoba,” ujarnya.
Dewan Sara Tamalaki Wonua Kalosara Sultra, Hasrim, menambahkan bahwa peredaran narkoba harus diberantas karena mengancam generasi muda dan stabilitas sosial di daerah. Organisasi ini juga menyatakan komitmennya menjaga integritas internal dengan memastikan anggotanya bebas dari penyalahgunaan narkoba. Ia juga menegaskan pihaknya memiliki sikap tegas terhadap narkotika.
“Kami memiliki komitmen kuat untuk memberantas peredaran narkoba dan menjaga keamanan di Sulawesi Tenggara,” tegasnya.
Tamalaki Wonua Kalosara Sultra berharap sinergi antara masyarakat, organisasi sosial, dan pemerintah dapat memperkuat upaya pemberantasan narkoba. Dengan kerja sama tersebut, mereka menargetkan terciptanya kondisi daerah yang aman, damai, dan sejahtera bagi masyarakat.
Redaksi



















Komentar