Pendidikan

Mahasantri IAIN Kendari Gelar Kegiatan SIMAK, Tekankan 3 Pilar Utama Maksimalkan Ibadah Ramadan

KENDARI, KISAHAN.ID – Mahasantri Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menggelar kegiatan Sharing Ilmu Meraih Berkah (SIMAK) Ramadan dengan tema Memaksimalkan Ibadah di Bulan Ramadan,” Senin (3/3/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai peserta di IAIN Kendari. Acara ini dipandu oleh moderator Bariya Zuhratum Marasa dan menghadirkan pemateri bernama Danial, Mudir Ma’had Al-Jami’ah IAIN Kendari, sebagai pembicara utama.

Dalam pemaparan materi yang disampaikan, Danial memberikan wawasan mendalam mengenai cara-cara untuk memaksimalkan ibadah selama bulan Ramadan dengan menekankan tiga pilar utama, yaitu syahadat, salat, dan puasa.

Pertama, Danial menjelaskan, bahwa syahadat merupakan pondasi utama dalam setiap amal ibadah. Mengucapkan dua kalimat syahadat dengan penuh keyakinan bukan hanya sekadar formalitas, tetapi sebagai tanda pengakuan akan keesaan Allah SWT dan kerasulan Nabi Muhammad SAW.

“Keimanan yang kokoh akan menjadi landasan bagi pelaksanaan ibadah lainnya, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah,” ucapnya.

Selanjutnya, terkait salat. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas salat, baik yang wajib maupun yang sunnah. Salat bukan hanya sekadar rutinitas, namun harus dilaksanakan dengan kekhusyukan dan kesadaran penuh akan maknanya. Di bulan Ramadan, selain menjalankan salat lima waktu, ibadah sunnah seperti salat tahajud, dhuha, dan tarawih harus dimaksimalkan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperoleh keberkahan.

“Salat yang dilaksanakan dengan ikhlas dan penuh perhatian akan mendatangkan ketenangan hati dan meningkatkan keimanan,” bebernya.

Terakhir, puasa di bulan Ramadan dijelaskan oleh Danial sebagai ibadah yang mengajarkan kesabaran, pengendalian diri, serta kepedulian sosial. Puasa tidak hanya sekadar menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menjaga lisan dan perilaku dari perbuatan yang tidak bermanfaat.

Dengan berpuasa, umat Islam diajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, membersihkan jiwa, dan memperbaiki diri. Danial menekankan bahwa puasa yang diterima oleh Allah adalah puasa yang dilakukan dengan sepenuh hati dan kesungguhan.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh moderator, Bariya Zuhratum Marasa, agar segala amal ibadah yang dilakukan selama bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT dan membawa manfaat yang besar bagi setiap individu serta umat Islam secara keseluruhan.

Kegiatan SIMAK ini diharapkan dapat memberikan pencerahan dan motivasi bagi peserta untuk memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan dan meraih berkah yang melimpah.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *