KENDARI, KISAHAN.ID – Suasana Pasar Anduonohu pada Selasa (12/8/2025) mendadak tegang. Dirut Perumda Pasar Kota Kendari, Asnar, yang awalnya hanya ingin memastikan kebersihan dan keteraturan pasar, justru menemukan sesuatu yang tak terduga: sebuah los yang disulap menjadi markas judi togel.
Sidak ini merupakan tindak lanjut instruksi Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, agar jajaran Perumda Pasar turun langsung melihat kondisi lapangan, berdialog dengan pedagang, dan memastikan los digunakan sesuai peruntukan. Namun di salah satu sudut pasar, langkah Asnar terhenti. Bukan karena tumpukan barang dagangan, melainkan deretan angka yang terpampang jelas di dinding, ciri khas aktivitas togel.
Di dalam, seorang perempuan yang diduga bandar tengah melayani pembeli, ditemani dua pria.
“Aslinya ini los untuk berdagang, tapi malah dipakai untuk kegiatan yang melanggar hukum. Kita sudah tanya, ternyata sudah satu tahunan beroperasi,” ujar Asnar.
Ironisnya, pihak pasar pernah memberi surat peringatan kepada perempuan tersebut, namun diabaikan. Aktivitas ilegal tetap berjalan hingga akhirnya terciduk dalam sidak.
Tak ingin menunda, Asnar bersama Satpol PP mengamankan ketiganya. Perempuan itu dibawa sebagai terduga bandar, sedangkan dua pria menjadi saksi. Mereka langsung diserahkan ke Polresta Kendari untuk diproses hukum.
“Penentuan tersangka adalah kewenangan penyidik. Kami hanya pastikan pasar digunakan sesuai fungsinya,” tegas Asnar.
Bagi Asnar, temuan ini menjadi peringatan bagi semua pedagang dan penyewa los. Pasar, katanya, adalah ruang publik untuk mencari rezeki, bukan tempat melakukan kegiatan yang merusak. Sidak akan diperluas ke semua pasar di Kendari.
“Kalau ada los yang disalahgunakan, kami ambil tindakan tegas. Pasar harus kembali ke fungsinya, tempat bertemu pedagang dan pembeli, bukan tempat perjudian,” pungkasnya.
Penulis: Muh Jodi
![]()














Komentar