KENDARI, KISAHAN.ID – Di balik seragam cokelat yang melekat, ada ketegasan, ketelatenan, dan keberanian yang membawa AKP Welliwanto Malau naik ke posisi strategis di tubuh Polresta Kendari. Kamis (7/8/2025), ia resmi dilantik sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Kendari, sebuah amanah baru setelah menorehkan banyak prestasi selama menjabat sebagai Kapolsek Mandonga.
Bagi pria yang pernah menjadi Kabag Ops Polres Muna ini, perjalanan tiga bulan terakhir menjadi bukti dedikasi tanpa batas dalam menegakkan hukum. Bukan sekadar rutinitas, tapi tentang menjawab harapan masyarakat akan rasa aman dan keadilan.
Salah satu titik balik yang menyita perhatian publik adalah saat ia memimpin pengungkapan kasus pembunuhan tragis terhadap Juniati Inawade alias Anti (59), warga Korumba, yang ditemukan tewas di rumahnya, Selasa (1/7).
Suasana duka warga dan tekanan publik tak membuatnya goyah. Ia turun langsung ke lapangan, menyisir setiap petunjuk dan memimpin penyelidikan dengan penuh ketelitian. Dalam waktu sembilan hari, pelaku bernama Usman berhasil ditangkap di Kabupaten Konawe.
“Penangkapan itu dilakukan melalui operasi gabungan yang melibatkan beberapa satuan elit kepolisian,” bebernya.
Tak berhenti di situ. AKP Welliwanto juga mengungkap jaringan pencurian dengan kekerasan yang bermuara pada bandar narkoba lintas negara. Bermula dari kasus penyekapan terhadap seorang perempuan bernama Armita, polisi membekuk dua pelaku di dua kota berbeda, Kolaka Timur dan Makassar.

Kasat Reskrim Polresta Kendari (kiri) dan Kapolresta Kendari. Dok. Kisahan.id
Pengembangan kasus ini membawa nama besar, Sahdan alias Fix, diduga bandar narkoba internasional asal Kota Makassar yang kini menjadi buronan dan diketahui berada di Filipina.
Tindak kejahatan berskala besar juga kembali terbongkar di bawah komando AKP Welliwanto. Ia memimpin pengungkapan kasus penggelapan mobil milik partai politik ternama di Sultra. Setelah satu tahun pelarian, pelaku bernama Irwan Agung alias Wawan akhirnya ditangkap di Jakarta, membawa serta bukti betapa kerja keras dan kesabaran penyidik mampu menembus waktu dan jarak.
Selama menjabat Kapolsek Mandonga sejak April 2025, AKP Welliwanto dikenal sebagai sosok pemimpin yang tidak hanya memimpin dari balik meja, tapi juga hadir langsung di medan tugas. Sosoknya lekat di benak masyarakat sebagai polisi yang sigap dan tidak pandang bulu.
“Selama saya di Kendari, saya melihat kinerja yang baik. Langkah-langkah yang diambil (AKP Welliwanto) dalam melaksanakan tugas kepolisian sangat memuaskan,” tutur Kapolresta Kendari, Kombes Pol Edwin L Sengka.
Kini, tongkat komando sebagai Kasat Reskrim resmi berada di tangan AKP Welliwanto. Ia menggantikan Kompol Nirwan Fakaubun yang dipromosikan sebagai Kanit I Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sultra. Tugas dan tanggung jawab pun bertambah besar, namun semangat pengabdiannya tetap sama, menjaga hukum dan melindungi masyarakat Kendari dari segala bentuk kejahatan.
Penulis: Husni Mubarak



















Komentar