KISAHAN.ID – Aksi pengeroyokan terhadap seorang pemuda berinisial H di Kelurahan Tinanggea, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), terekam kamera CCTV dan menggegerkan warga setempat. Korban bersama salah satu rekannya diserang sekelompok pria pada Kamis malam (15/5/2026) sekitar pukul 22.11 Wita.
Peristiwa itu terjadi tepat di depan kantor jasa pengiriman JNT, lokasi tempat korban bekerja. Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian korban sedang berada di sekitar lokasi bersama rekannya sebelum tiba-tiba didatangi segerombolan pemuda.
Tanpa banyak bicara, sejumlah pelaku langsung melakukan penyerangan. Korban H dipukul secara brutal hingga mengalami luka lebam di bagian wajah. Situasi di lokasi sempat ricuh dan membuat warga sekitar panik.
Paman korban berinisial A mengaku hingga kini belum mengetahui pasti penyebab penyerangan tersebut. Namun ia memastikan keponakannya menjadi korban pengeroyokan oleh beberapa orang sekaligus.
“Belum tahu apa penyebabnya, tiba-tiba saja diserang. Keponakan saya dipukul sampai wajahnya lebam,” ujar A, Jumat (15/5/2026).
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, awalnya terlihat sekelompok pemuda sedang terlibat cekcok di sekitar lokasi kejadian. Tak lama kemudian, sebuah sepeda motor yang ditumpangi tiga pria datang menghampiri kerumunan.
Salah satu pria berbaju putih terlihat turun dan langsung melayangkan pukulan ke arah korban. Aksi brutal itu kemudian diikuti pria berbaju merah yang turut menyerang H di depan lokasi kerja korban.
Tidak berhenti sampai di situ, pria berbaju putih dalam rekaman juga terlihat mengambil sebatang kayu dan diduga hendak menghantam korban. Beruntung, aksinya berhasil dicegah dan dilerai warga yang berada di sekitar lokasi.
Keluarga korban mengaku keberatan atas kejadian tersebut dan meminta aparat kepolisian segera bertindak. Mereka berharap para pelaku dapat segera diidentifikasi dan diproses hukum sesuai aturan yang berlaku.
Hingga kini motif pengeroyokan masih belum diketahui dan kasus tersebut diharapkan segera ditangani pihak kepolisian.
Redaksi: Muammar Said Fadholi



















Komentar