Hukrim

Jadi “Pahlawan” untuk Teman, Pria Ini Ditusuk Busur Usai Baku Hantam di Pasar Anduonohu Kendari

Pelaku, Ade (kiri), dan korban Muhammad Tsaqib (kanan). Dok: Istimewa.

KISAHAN.ID – Niat menyelesaikan persoalan dengan adu jago di kawasan Pasar Anduonohu, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, justru berakhir tegang. Duel yang awalnya hanya adu pukul demi membela temannya, berubah menjadi aksi penusukan menggunakan mata busur.

Pelakunya bernama Ade. Ia telah diamankan Tim URC Buser 77 Satreskrim bersama Unit Kamneg Satintelkam Polresta Kendari, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.

Sedangkan korban, Muhammad Tsaqib. Ia mengalami luka tusuk pada lengan kiri. Korban dilarikan ke RS Bhayangkara Kota Kendari untuk mendapatkan perawatan dan saat ini sudah dirawat di kediamannya.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan persoalan bermula ketika Muhammad Tsaqib mendapat informasi dari rekannya, Lutfin, bahwa Lutfin diancam menggunakan mata busur oleh Ade.

“Muhammad Tsaqib kemudian menjemput Lutfin dan mendatangi Ade untuk menanyakan persoalan tersebut di Pasar Anduonohu,” ujar Welliwanto.

Namun, bukannya persoalan selesai dengan ngobrol baik-baik, suasana justru memanas. Korban disebut mengajak pelaku berduel di sekitar pasar.

Saat perkelahian berlangsung, pelaku mengambil mata busur yang diselipkan di pinggangnya. Senjata tersebut kemudian digunakan untuk menusuk lengan kiri korban hingga terluka.

Polisi yang menerima informasi kejadian langsung bergerak. Tim URC Buser 77 bersama Unit Kamneg Satintelkam melakukan pencarian hingga berhasil mengamankan pelaku di Jalan Kedondong, Kelurahan Anduonohu.

“Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya. Ia mengaku sekitar tiga minggu sebelumnya pernah diajak berkelahi oleh korban, tetapi menolak,” tambahnya.

Namun, pada malam kejadian, korban kembali mendatanginya saat sedang berkumpul bersama teman-temannya. Korban disebut kembali mengajak berkelahi dan memukul bagian kepala kiri pelaku. Perkelahian pun pecah hingga pelaku mengambil mata busur dan menusukkannya ke lengan korban.

Polisi turut mengamankan satu buah mata busur yang digunakan dalam aksi tersebut. Kepada penyidik, pelaku mengaku membuat senjata tajam itu sekitar sebulan sebelumnya dan membawanya dengan alasan untuk berjaga-jaga.

Kini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolresta Kendari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis: Herlis Ode Mainuru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *