MUNA, KISAHAN.ID – Sejumlah tenaga honorer diduga lolos dalam seleksi penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Informasi yang dihimpun media ini, ada dua instansi yang diduga menjadi lolosnya honorer tersebut, yakni di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Dugaan kasus adanya honorer siluman di Muna ini mencuat di media sosial dan ramai menjadi bahan perhatian publik, Sabtu (4/1/2025). Dalam postingan akun Facebook yang beredar, salah satu instansi yang disebut-sebut adalah DLH Muna.
Di kantor tersebut, pemerintah menyediakan kuota sebanyak 13 orang. Yang dinilan benar-benar menjadi tenaga honorer sebanyak 1 orang. Namun yang dinyatakan lulus 13 orang.
“Ada 13 kuota di DLH Muna. Yang angkat sampah dan sapu-sapu 1 orang, 12 orangnya honorer siluman,” isi postingan yang disebar oleh salah satu akun Facebook.
Tidak hanya itu, honorer siluman juga diduga beraksi di instansi Satpol PP Muna. Di instansi itu, ada beberapa honorer yang dinyatakan lulus seleksi PPPK. Padahal mereka tidak aktif menjalankan tugas, dan surat keputusan (SK) pengangkatan mereka pun dicurigai banyak yang dipalsukan.
Kasat Pol PP Muna, Ali Fakara Hara, mengaku telah mendapatkan informasi tersebut. Namun ia akan segera melakukan pengecekan lebih dulu untuk memastikan semuanya.
“Saya akan segera memastikan keaslian SK mereka, karena bisa saja SK tersebut palsu,” pungkasnya.
Redaksi
![]()














Komentar