Headline Hukrim

Arogansi Oknum Brimob Resimen, Bawa Sajam hingga Keroyok dan Lecehkan Karyawan Pembiayaan di Kendari

KENDARI, KISAHAN.ID – Sejumlah karyawan pembiayaan PT Mandiri Tunas Finance (MTF) dikeroyok dan dilecehkan di depan The Park Kendari atau tepatnya di Jalan ByPass, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sabtu (15/3/2025), malam. Para pelaku diduga merupakan anggota Brimob Resimen penempatan wilayah hukum Polda Sultra.

Menurut salah satu korban pengeroyokan berinisial S, ia dan rekan-rekannya mendapat penugasan untuk mencari mobil Honda Brio yang dicicil seorang nasabah melalui PT MTF cabang Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

“Mobil tersebut sudah menunggak 9 bulan bahkan telah dilaporkan hilang di Polda Sulut sejak beberapa bulan lalu,” katanya, Minggu (16/3).

S melanjutkan, berkat kerja sama dengan rekan-rekannya, mobil tersebut ditemukan saat parkir di depan salah satu tempat main biliar di Kendari. Di mana, mobil itu di bawah penguasaan anggota Brimob Resimen berinisial Bharada S.

Korban S sempat membuka komunikasi dengan Bharada S, tetapi tidak ada temu. Bahkan, ia berkomunikasi dengan senior Bharada S, Bripka N agar dicarikan titik tengah. Ternyata, Bharada S tidak koperatif. Ia justru membawa kabur mobil tersebut hingga akhirnya terjadi kejar-kejaran.

“Saling kejar-kejar sampai depan kantornya kami depan The Park Kendari. Ternyata dia (Bharada S) keluarkan kata-kata kasar dan ancaman,” bebernya.

Saat tengah cekcok, rekan-rekan Bharada S sekitar puluhan orang iring-iringan datang di lokasi kejadian dan langsung mengeroyok korban S beserta 6 orang karyawan PT MTF lainnya. Akibat kejadian itu, para korban dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Tidak hanya itu, salah seorang karyawan wanita yang ada di lokasi kejadian ikut dilecehkan oleh para pelaku. Saat itu, ia merekam video aksi pengeroyokan yang terjadi. Namun, handphone miliknya berusaha direbut hingga akhirnya bagian sensitif korban diremas oleh pelaku.

“Di situ mi dilecehkan temannya kita. Itu pelaku banyak jumlahnya, mereka bawa sajam jenis badik, palu dan batu,” bebernya.

Saat ini, kasus pengeroyokan tersebut sudah dilaporkan di Polda Sultra dan rencananya akan dilaporkan di Mabes Polri. Para korban berharap agar ada efek jerah yang diberikan kepada para oknum Brimob Resimen itu.

Secara terpisah, Komandan Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sultra, Kompol Asri Dyini, mengatakan bahwa terduga pelaku bukan Brimob Polda Sultra melainkan Brimob Resimen dari Mabes Polri yang ditugaskan di Sultra.

“Resimen, dari luar (bukan anggota Brimob Polda Sultra),” singkatnya.

Redaksi

Loading

Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *