KENDARI, KISAHAN.ID – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyuguhkan indahnya toleransi beragama melalui peresmian Gereja Mepokoaso Punggolaka yang berlokasi di Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sabtu (12/4/2025).
Di hadapan tamu undangan yang hadir, Siska membeberkan alasan dirinya hadir langsung di lokasi tersebut. Yang pertama, sebagai nakhoda Kendari, ia berkomitmen besar ingin merajut silaturahmi dan hadir langsung di tengah-tengah kegiatan masyarakat.
“Pada dasarnya, pemerintah kota berkomitmen penuh untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Salah satunya melalui agenda seperti ini,” tuturnya.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat memotong pita peresmian Gereja Mepokoaso Punggolaka. Dok. Istimewa.
Yang kedua, Gereja Mepokoaso Punggolaka adalah tempat ibadah para jemaat umat kristiani. Di mana, peletakan batu pertama gereja tersebut dilakukan oleh mantan Wali Kota Kendari, Asrun, pada tahun 2008 atau sekitar 16 tahun lalu.
“Peletakan batu pertama dilakukan oleh beliau, Pak Asrun. Hari ini, atas izin Tuhan yang Maha Esa, yang resmikan langsung adalah anak-anak dari beliau juga, yang kebetulan menjadi Wali Kota Kendari,” ucap Siska.
Yang ketiga, Siska percaya bahwa kehadiran Gereja Mepokoaso Punggolaka akan menjadi wadah pembinaan moral dan spiritual bagi masyarakat, khususnya yang beragama non-muslim.
Yang keempat, peresmian Gereja Mepokoaso Punggolaka menjadi bukti kepedulian pemerintah terkait indahnya keberagaman dan toleransi antara masing-masing umat beragama di Kota Kendari.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran bersama jemaat Gereja Mepokoaso Punggolaka. Dok. Istimewa.
Siska berharap, pihak jemaat di gereja itu dapat mendorong terciptanya perdamaian dan ketentraman sehingga kehidupan masyarakat di Kota Kendari berlangsung tertib tanpa ada yang memecah belah persatuan.
“Tentu kita semua harus bisa bersinergi khususnya dalam pemberdayaan masyarakat sehingga apa yang menjadi harapan kami dengan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, guna mewujudkan Kendari sebagai kota layak huni bisa terealisasi,” pungkasnya.
Redaksi











Komentar