Headline Entertainment

Wakili Indonesia, ASN Pemasyarakatan Sultra Raih Medali di Iron Will Brunei 2025

Muhammad Suhendra. Dok: Istimewa.

KENDARI, KISAHAN.ID — Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemasyarakatan asal Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Suhendra, berhasil meraih medali saat mewakili Indonesia dalam ajang Lomba Ketahanan Fisik Petugas Penjara Internasional Iron Will 2025 di Brunei Darussalam yang digelar pada 24–26 Oktober 2025.

Pegawai Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Baubau itu tampil memukau bersama dua rekannya, yakni Muh. Fadil dari Lapas Bulukumba dan Rindra Wardana dari Kanwil Pemasyarakatan Sumatera Utara. Dalam kategori ketahanan fisik, mereka mencatat waktu 1 jam 1 menit dan berhasil menempati posisi teratas.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sultra, Sulardi, mengapresiasi prestasi yang diraih Suhendra bersama rekan-rekannya. Ia menyebut capaian tersebut sebagai bukti bahwa ASN Pemasyarakatan tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki semangat juang tinggi di bidang lain.

“Prestasi ini membuktikan bahwa insan Pemasyarakatan tangguh secara fisik dan mental. Semangat seperti yang ditunjukkan Suhendra harus menjadi contoh bagi seluruh pegawai,” ujar Sulardi, Senin (27/10/2025).

Menurutnya, keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi jajaran Pemasyarakatan. Melalui disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah, dedikasi untuk bangsa tidak hanya diwujudkan lewat pelayanan publik, tetapi juga melalui prestasi di bidang olahraga.

Suhendra sendiri dikenal sebagai ASN yang aktif dan berprestasi. Selain bertugas di Bapas Baubau, ia juga menekuni olahraga kebugaran. Baginya, menyeimbangkan pekerjaan dan hobi merupakan cara menjaga produktivitas sekaligus kebahagiaan.

“Saya berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi rekan-rekan ASN Pemasyarakatan untuk terus berkarya,” ucapnya, Minggu (26/10/2025).

Diketahui, kompetisi Iron Will merupakan ajang internasional yang digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-71 Departemen Penjara Brunei Darussalam. Lomba ini menguji kekuatan dan ketahanan peserta melalui 10 jenis latihan berat, seperti lari cepat, angkat beban, dan lompat jauh.

Penulis: Husni Mubarak

Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *