KISAHAN.ID – Seorang pria bernama Adit (22), warga Kabupaten Konawe Utara, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan senjata tajam (sajam) setelah diamankan polisi saat berada di dalam mobil bersama seorang mahasiswi STIE 66 Kendari, Selpi (20).
Adit diamankan Unit 1 Pidum Satreskrim Polresta Kendari pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 14.50 Wita di Jalan Ade Irma Nasution, Kelurahan Abeli Dalam, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan pengungkapan tersebut bermula saat Tim Patroli Presisi Satsamapta Polresta Kendari melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum Polresta Kendari.
Saat melintas di kawasan tersebut, petugas melihat sebuah mobil Daihatsu Terios warna silver terparkir di pinggir jalan. Lokasi itu diketahui cukup sepi sehingga petugas kemudian mendatangi kendaraan dan melakukan pemeriksaan.
Di dalam mobil, polisi menemukan Adit bersama pacarnya, Selpi, yang diketahui merupakan mahasiswi STIE 66 Kendari. Saat dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan, petugas menemukan senjata tajam jenis sangkur yang disimpan di bawah kursi sopir.
“Adit membawa senjata tajam jenis sangkur di bawah kursi mobil tersebut,” katanya, Kamis (10/9).
Dari pemeriksaan awal, Adit mengaku membawa sangkur tersebut untuk berjaga-jaga. Polisi kemudian mengamankan Adit dan Selpi beserta barang bukti ke Mako Polresta Kendari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah dilakukan pemeriksaan dan gelar perkara, Adit kemudian ditetapkan sebagai tersangka untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Sedangkan Selpi hanya sebagai saksi saja.
Dalam perkara tersebut, polisi menyita dua bilah sangkur. Masing-masing memiliki panjang besi sekitar 17 sentimeter dengan gagang 13 sentimeter dan satu lainnya memiliki panjang besi sekitar 21 sentimeter.
Ia disangkakan melanggar Pasal 307 ayat (1) KUHP terkait kepemilikan, membawa, menyimpan, atau menguasai senjata pemukul, penikam, atau penusuk tanpa hak.
Sementara itu, Humas STIE 66 Kendari, Yuditra, saat dikonfirmasi mengenai mahasiswi yang viral dan turut diperiksa dalam perkara tersebut hingga berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan resmi.
Redaksi



















Komentar