KENDARI, KISAHAN.ID – Tim Resmob Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) meringkus Firman (43), residivis pembobol rumah yang beraksi di Kecamatan Konda, Konawe Selatan. Pelaku ditangkap pada Jumat malam (21/11/2025) di Kecamatan Lasolo, Konawe Utara, setelah polisi melacak handphone (HP) curian milik korban.
Kasus ini bermula dari laporan pencurian di Konda, di mana sejumlah barang milik warga hilang, termasuk satu unit HP yang kemudian menjadi petunjuk utama bagi polisi dalam mengungkap identitas pelaku.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sultra, Kombes Pol Wisnu Wibowo, mengatakan pelacakan sinyal HP curian tersebut menuntun polisi hingga ke wilayah Wonggeduku, Konawe. Di sana, HP ditemukan digunakan seorang perempuan yang mengaku membelinya dari suaminya.
“Saat kami telusuri, HP itu ternyata dibeli dari seseorang bernama Firman. Informasi ini langsung kami tindaklanjuti untuk memastikan siapa pelaku pencurian di Konda,” jelas Wisnu Minggu (23/11).
Dari keterangan saksi tersebut, Tim Resmob bergerak menuju Lasolo, Konawe Utara, yang disebut sebagai lokasi keberadaan Firman. Setelah berkoordinasi dengan Polsek Lasolo, tim akhirnya meringkus pelaku di rumahnya.
Saat diperiksa, Firman sempat mengelak terkait penjualan HP curian itu. Namun ketika dipertemukan dengan pembeli, ia mengakui menjual HP tersebut seharga Rp1 juta dan menyebut barang itu diambil saat membobol rumah warga di Konda.
Penggeledahan di rumah pelaku mengungkap sejumlah barang lain yang diduga hasil pencurian, seperti laptop Acer, charger handphone, dan beberapa kartu ATM. Barang bukti berupa notebook dan perhiasan emas masih ditelusuri polisi.
Kombes Pol Wisnu Wibowo menegaskan bahwa Firman merupakan residivis yang sudah dua kali keluar masuk rutan dengan kasus serupa dan dikenal sebagai spesialis pembobol rumah.
“Kami mendalami kemungkinan TKP lainnya, termasuk dugaan adanya jaringan atau penadah yang terlibat,” tambahnya.
Firman kini ditahan di Mapolda Sultra, sementara penyidik terus menelusuri alur penjualan barang-barang curian yang dijual pelaku setelah beraksi di Konda dan sebelum ditangkap di Lasolo.
Penulis: Husni Mubarak
Editor: Redaksi
![]()














Komentar