KISAHAN.ID — Aksi mahasiswa untuk mengenang kepergian Randi dan Yusuf di kawasan MTQ, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berlangsung aman dan kondusif, Sabtu (26/9/2026) malam.
Pengamanan dilakukan personel Polda Sultra, Satbrimob, dan Polresta Kendari. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan mahasiswa dapat menyampaikan aspirasi dan mengenang Randi-Yusuf dengan tertib, sekaligus menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan aman.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah mahasiswa menggelar orasi di beberapa titik di Kota Kendari. Aksi juga diwarnai dengan pembakaran ban dan doa bersama sebagai bentuk ekspresi massa.
Meski berlangsung sejak sore hingga malam, seluruh rangkaian peringatan berjalan aman dan kondusif. Personel di lapangan melakukan pengamanan serta mengantisipasi berbagai kemungkinan agar situasi tetap terkendali.
Setelah kegiatan selesai di perempatan MTQ Kendari, personel kepolisian bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari turut membersihkan sisa pembakaran ban di sejumlah titik.
Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kenyamanan pengguna jalan serta memastikan fasilitas umum kembali dalam kondisi baik setelah aksi berlangsung.
Pengamanan turut dihadiri Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sultra Kombes Pol Didik Erfianto, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sultra Kombes Pol Wisnu Wibowo, Kapolresta Kendari Kombes Pol Safi’i Nafsikin, serta sejumlah pejabat utama Polda Sultra dan Polresta Kendari.
Kehadiran jajaran pimpinan kepolisian menjadi bagian dari pengawasan pengamanan kegiatan sekaligus upaya menjaga komunikasi dan situasi tetap kondusif selama peringatan berlangsung.
Hingga malam hari, situasi Kota Kendari tetap aman dan terkendali. Aktivitas masyarakat berangsur tetap normal seperti biasa.
Redaksi



















Komentar