Hukrim

Dua Pria di Kendari Dibidik Polisi Usai Duet Jahat Depan CCTV

Dua pria beraksi mencuri sepeda motor Yamaha NMAX di kawasan BTN Latjinta 2, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari. Dok: Istimewa.

KISAHAN.ID — Kamera CCTV menjadi saksi ketika dua pria beraksi mencuri sepeda motor Yamaha NMAX di kawasan BTN Latjinta 2, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (23/9/2026).

Dalam rekaman CCTV, dua pria terlihat berboncengan menggunakan sepeda motor sambil memantau situasi di sekitar lokasi. Mereka tampak seperti sedang melakukan survei, tetapi bukan untuk mencari rumah kontrakan.

Beberapa saat kemudian, salah seorang pria turun dan berjalan kaki mendekati sebuah rumah. Pria yang mengenakan sweater hitam dan celana jeans itu beberapa kali melihat kondisi sekitar untuk memastikan situasi aman.

Setelah merasa lingkungan cukup sepi, pria tersebut mendekati sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam yang terparkir di depan teras rumah.

Ia kemudian mendorong sepeda motor tersebut menjauh dari halaman rumah. Sementara rekannya tetap menunggu di atas sepeda motor di sekitar lokasi.

Tak lama kemudian, keduanya membawa sepeda motor tersebut meninggalkan lokasi. Aksi yang berlangsung singkat itu pun terekam kamera CCTV.

Korban, Made Agus Prasetiyo (20), mengatakan sepeda motor miliknya hilang saat dirinya berada di dalam rumah.

Made menuturkan, dirinya tiba di BTN Latjinta 2 sekitar pukul 10.25 Wita untuk beristirahat. Saat itu, sepeda motornya diparkir di depan rumah.

“Saya tiba di BTN sekitar pukul 10.25 WITA. Setelah itu saya masuk ke dalam untuk beristirahat. Saya baru keluar sekitar pukul 15.00 WITA dan motor yang saya parkir di depan rumah sudah tidak ada,” kata Made, Sabtu (26/9).

Mengetahui sepeda motornya hilang, korban kemudian mengecek rekaman CCTV. Dari rekaman tersebut, terlihat dua pria yang diduga mengambil kendaraan miliknya.

Atas kejadian tersebut, Made mengaku telah melaporkan kasus pencurian itu kepada pihak kepolisian.

“Saya sudah lapor ke pihak berwajib,” ujarnya.

Kasus tersebut kini telah dilaporkan dan diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Sementara rekaman CCTV menjadi salah satu bahan yang dapat membantu proses penyelidikan.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *