Hukrim

17 Pelajar di Kendari Digulung Polisi saat Hendak Tawuran, Keris hingga Golok Sisir Disita

Ilustrasi

KISAHAN.ID – Sebanyak 17 pelajar diamankan setelah diduga berkumpul untuk melakukan tawuran di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (24/9/2026) sore. Polisi turut mengamankan tiga senjata yang ditemukan dalam kegiatan tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau mengatakan, pengungkapan bermula dari informasi masyarakat mengenai adanya sekelompok pelajar yang diduga bersiap melakukan tawuran menggunakan senjata tajam.

Sekitar pukul 16.00 Wita, Satpol PP Provinsi Sultra yang sedang melaksanakan patroli dialogis di sejumlah sekolah mendapati sejumlah siswa berkumpul di salah satu rumah kos di sekitar SMAN 6 Kendari.

Saat didatangi petugas, beberapa pelajar berusaha melarikan diri. Namun, sebanyak 17 orang berhasil diamankan dan kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari lokasi, petugas menemukan tiga barang bukti, yakni satu keris, satu senjata tajam jenis gosir atau golok sisir, dan satu ketapel. Salah seorang pelajar berinisial Z mengaku menguasai keris yang ditemukan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, keris tersebut sebelumnya disembunyikan di semak-semak dan diambil untuk persiapan menghadapi dugaan penyerangan terhadap pelajar SMAN 6 Kendari,” katanya kepada Kisahan.id, Jumat (25/9).

Polisi juga mendalami pengakuan Z yang menyebut pernah menggunakan senjata tajam tersebut dalam tawuran di wilayah Punggolaka pada Februari 2026.

Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polresta Kendari. Polisi menerapkan ketentuan Pasal 307 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terhadap pelaku sesuai hasil pemeriksaan dan proses hukum yang berjalan.

Sementara itu, berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, golok sisir disebut milik salah seorang siswa kelas XI, sedangkan ketapel disebut milik siswa kelas X.

Polisi masih melakukan pendalaman terhadap keterlibatan masing-masing pelajar serta asal-usul seluruh barang bukti yang diamankan.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *