Hukrim

Pencuri Ternak di Konawe Dibekuk Polisi, Pelaku Sudah Menggasak 14 Ekor Sapi 

Polisi menangkap pria berinisial A (31), terduga pelaku pencurian di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dok: Istimewa.

KISAHAN.ID – Polres Konawe mengamankan seorang pria berinisial A (31), warga Desa Andabia, Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe, setelah diduga melakukan pencurian puluhan hewan ternak sapi di sejumlah lokasi berbeda. Pelaku ditangkap pada Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 16.30 Wita di Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha.

Kasi Humas Polres Konawe, Iptu Andi Abd. Gafur, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, saat diamankan, pelaku juga ditemukan bersama dua ekor sapi yang diduga merupakan hasil curian.

“Pelaku kami amankan di Kelurahan Tuoy bersama dua ekor sapi. Saat ini yang bersangkutan sudah dibawa ke Polres Konawe untuk proses lebih lanjut,” ujar Andi, Kamis (29/1).

Dari hasil interogasi awal, A mengakui telah melakukan pencurian sebanyak 14 ekor sapi di beberapa lokasi. Rinciannya, empat ekor sapi di Desa Anggotoa, tepatnya di depan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), lima ekor di sekitar Bendungan Anggotoa, dan lima ekor lainnya di Desa Andabia.

“Berdasarkan hasil interogasi, terduga pelaku A mengakui telah melakukan pencurian 14 ekor hewan ternak sapi di beberapa tempat,” katanya.

Polisi mengungkap, pelaku menjalankan aksinya pada siang hari dengan berkeliling ke desa-desa yang banyak terdapat ternak sapi. Ia mengincar sapi milik warga yang tidak dimasukkan ke dalam kandang.

Setelah menemukan target, pelaku mengamati situasi sekitar. Saat kondisi dinilai aman, ia kemudian menghubungi rekannya untuk membantu mengangkut sapi curian ke atas mobil.

“Terduga pelaku melakukan aksinya di siang hari dengan cara berkeliling ke desa-desa yang terdapat banyak hewan ternak sapi yang tidak dikandangkan,” ujarnya.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mako Polres Konawe untuk menjalani pemeriksaan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi masih melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain maupun jaringan penadah.

“Saat ini tim opsnal Resmob Polres Konawe masih melakukan pengembangan,” pungkas Andi.

Redaksi

Loading

Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *