KISAHAN.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari kembali mengingatkan seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat daerah. Imbauan ini disampaikan menyusul adanya laporan oknum tidak bertanggung jawab yang mencatut nama wali kota, wakil wali kota, sekretaris daerah, hingga keluarga dan kerabat pejabat Pemkot Kendari untuk kepentingan pribadi.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa dirinya bersama seluruh jajaran pimpinan daerah tidak pernah meminta uang, hadiah, atau imbalan dalam bentuk apa pun kepada masyarakat. Ia juga memastikan tidak pernah menjanjikan pekerjaan, jabatan, maupun proyek tertentu kepada siapa pun.
“Saya tegaskan bahwa Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda, maupun keluarga dan kerabat kami tidak pernah meminta uang atau menjanjikan pekerjaan, jabatan, maupun proyek kepada siapa pun. Jika ada pihak yang mengatasnamakan kami untuk tujuan tersebut, itu dapat dipastikan adalah penipuan,” tegas Siska Karina Imran, Selasa (27/1/2026).
Menurutnya, modus penipuan yang beredar belakangan ini cukup beragam, mulai dari permintaan transfer sejumlah uang hingga iming-iming proyek dan pekerjaan. Kondisi ini dinilai meresahkan dan berpotensi merugikan masyarakat jika tidak disikapi dengan kehati-hatian.
Oleh karena itu, Wali Kota Kendari mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap pesan, telepon, atau komunikasi apa pun yang mengatasnamakan pejabat Pemkot Kendari, terutama jika disertai permintaan uang atau janji tertentu.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melayani atau menanggapi permintaan seperti itu, apalagi sampai memberikan uang atau bentuk imbalan apa pun,” ujarnya.
Lebih lanjut, Siska juga meminta warga agar segera melaporkan kepada aparat penegak hukum atau instansi terkait apabila menemukan atau menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan pejabat Pemkot Kendari. Langkah ini dinilai penting agar pelaku dapat segera ditindak dan tidak menimbulkan korban lainnya.
“Segera laporkan kepada pihak berwajib agar bisa ditindaklanjuti. Kami ingin masyarakat lebih waspada dan tidak menjadi korban penipuan,” tambahnya.
Melalui imbauan ini, Pemkot Kendari berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat serta terbangun komunikasi yang lebih aman dan terpercaya antara pemerintah dan warga. Pemkot Kendari juga menegaskan komitmennya untuk terus menyampaikan informasi resmi melalui kanal komunikasi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.
Redaksi











Komentar