Hukrim

Niat Tampil Sangar, Tiga Begal Kendari Malah Masuk Kantor Polisi

Tiga pelaku dan sejumlah barang bukti yang disita di Polresta Kendari. Dok: Istimewa.

KISAHAN.ID – Aksi tiga pemuda di Kota Kendari yang diduga ingin tampil sangar ala film laga justru berakhir di tangan polisi. Tim Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari berhasil mengamankan komplotan begal bersenjata tajam yang beraksi di Hotel Raja Bintang, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia.

Tiga pelaku masing-masing berinisial NO (21), FA (21), dan SA (18) ditangkap Jumat (29/5/2026) dini hari di lokasi berbeda. Ironisnya, keributan itu disebut-sebut bermula hanya gara-gara salah paham saat korban sedang video call.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Welliwanto Malau menjelaskan, korban berinisial H (20) sedang asyik video call di depan kamar hotel sekitar pukul 02.40 Wita. Namun para pelaku merasa dirinya dipelototi dan ditertawakan.

“Pelaku merasa dipelototi dan ditertawakan oleh korban saat sedang melakukan video call. Dari situ terjadi cekcok hingga pelaku mengancam korban menggunakan senjata tajam,” ujarnya.

Bak adegan sinetron tengah malam, salah satu pelaku lalu masuk ke kamar korban sambil membawa karambit. Dua rekannya ikut menyusul dan langsung melakukan penganiayaan dengan pukulan serta tendangan.

Yang lucunya, setelah sempat saling minta maaf dan dilerai, keributan malah lanjut lagi di parkiran hotel. Bukannya pulang tidur, para pelaku justru mengejar korban sambil membawa parang dan pipa plastik seperti sedang latihan film action murah meriah.

Di tengah kekacauan itu, pelaku diduga kembali masuk ke kamar hotel dan membawa kabur iPhone 11 milik korban.

Tak butuh waktu lama, Tim Buser 77 akhirnya menangkap dua pelaku di parkiran RS Aliyah 2 dan satu lainnya di kawasan Lalolara. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa iPhone 11, karambit, dan parang.

Kini ketiganya harus mempertanggungjawabkan aksi nekat yang bermula hanya karena salah paham saat video call. Netizen pun mungkin sepakat, tatapan di layar ternyata bisa lebih tajam dari karambit.

Redaksi: Muammar Said Fadholi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *