Kejadian tersebut baru diketahui pemilik rumah, AM, saat kembali dari perjalanan luar kota. Ia mendapati pintu dapur dalam kondisi terbuka dan isi rumahnya telah diacak-acak.
“Saya baru pulang dari Wawonii, langsung kaget lihat kondisi rumah. Dua tabung gas dan beberapa barang hilang,” kata AM saat dikonfirmasi pada Sabtu (19/7).
Yang membuat miris, meskipun rumah telah dilengkapi dengan CCTV, rekaman aksi pelaku tidak bisa ditemukan. Pelaku diduga mengetahui keberadaan kamera tersebut dan terlebih dahulu merusaknya.
“CCTV memang terpasang, tapi sudah dirusak. Mungkin supaya aksi mereka tidak terekam,” imbuh AM.
Ironisnya, ini bukan kali pertama rumah AM menjadi sasaran pencurian. Namun, kali ini dianggap paling serius karena pelaku meninggalkan barang bukti berupa linggis dan batu di lokasi kejadian.
“Sudah beberapa kali kemalingan, tapi baru kali ini sampai rusak CCTV. Bahkan mereka tinggalkan alat seperti linggis dan batu,” tuturnya dengan nada kesal.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polresta Kendari. AM berharap, pihak kepolisian dapat meningkatkan patroli keamanan, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk seperti di Kadia.
Penulis: Husni Mubarak















Komentar