KISAHAN.ID – Di tengah sisa genangan banjir yang beberapa waktu lalu merendam ratusan hektare sawah di Kota Kendari, harapan para petani perlahan mulai tumbuh kembali. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Pemerintah Kota Kendari kini mempercepat pemulihan sektor pertanian agar para petani bisa kembali bangkit dan menjaga produksi pangan daerah.
Upaya itu terlihat dalam panen raya padi sawah bersama yang digelar di lahan Kelompok Tani Samaturu II, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Sabtu (16/5/2026). Panen dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka bersama Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dan jajaran Forkopimda di atas lahan seluas 1,5 hektare.
Meski sebelumnya diterjang banjir, para petani masih mampu mempertahankan hasil panen dengan produktivitas sekitar 5,5 ton gabah per hektare. Kondisi itu menjadi angin segar bagi petani yang sempat khawatir gagal panen total akibat cuaca ekstrem.
Sebelum panen dimulai, pemerintah juga menyerahkan bantuan benih padi dan pupuk kepada lima kelompok tani terdampak banjir. Masing-masing kelompok menerima 10 kilogram benih dan 50 kilogram pupuk sebagai bentuk dukungan agar petani dapat segera kembali mengolah lahannya.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan kondisi sawah yang sebelumnya terendam kini mulai berangsur membaik. Menurutnya, sebagian petani sudah kembali memanen hasil tanam mereka.
“Sudah mulai surut Alhamdulillah. Mudah-mudahan lahan yang masih tergenang juga bisa segera ikut panen,” ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Imran Ismail, menyebut bantuan yang diberikan berasal dari APBD Kota Kendari dan dukungan Kementerian Pertanian. Pemerintah pusat bahkan menyiapkan sekitar 235 ton benih padi untuk mendukung musim tanam berikutnya.
Data Dinas Pertanian mencatat, dari total 320 hektare potensi sawah di kawasan Baruga, sekitar 151 hektare sempat terdampak banjir dan 73 hektare mengalami puso. Meski demikian, sekitar 247 hektare sawah kini dinyatakan siap panen pada musim tanam pertama 2026.
Pemerintah memastikan pendampingan kepada petani akan terus dilakukan agar sektor pertanian di Kota Kendari tetap bertahan dan bangkit pascabanjir.
Redaksi: Muammar Said Fadholi



















Komentar