Hukrim

Kenang Randi-Yusuf, PJU Polda Sultra Duduk Bersama Layani Aspirasi Massa: Situasi Aman-Kondusif

Dirreskrimum Polda Sultra, Kombes Pol Dr. Didik erfianto, SIK., MH, didampingi sejumlah PJU Polda Sultra dan Polresta Kendari, menemui langsung massa. Dok: Istimewa.

KISAHAN.ID — Aksi mengenang Randi dan Yusuf di depan Markas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (28/9/2026), berlangsung dalam suasana humanis, aman, dan kondusif. Massa aksi menyampaikan sejumlah aspirasi sebagai bagian dari refleksi dan penghormatan terhadap Randi dan Yusuf.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian. Di tengah berlangsungnya aksi, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sultra, Kombes Pol Dr. Didik erfianto, SIK., MH, didampingi sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Sultra dan Polresta Kendari, menemui langsung massa.

“Aman dan kondusif. Ini adalah bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Terima kasih kepada massa aksi dan seluruh pihak yang terus menjaga situasi demi kamtibmas,” ungkap mantan Kapolres Kendari itu kepada Kisahan.id.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara aparat kepolisian dan peserta aksi. Didik bersama jajaran mendengarkan penyampaian aspirasi yang disampaikan massa serta duduk sama rata. Pendekatan dialogis itu membuat suasana aksi tetap terjaga.

Massa dapat menyampaikan pesan dan aspirasinya, sementara aparat menjalankan pengamanan dengan mengedepankan komunikasi serta menjaga situasi tetap tertib. Peserta aksi dan aparat sama-sama menjaga jalannya kegiatan sehingga dapat berlangsung dengan aman hingga selesai.

Kehadiran pejabat kepolisian di tengah massa juga menunjukkan upaya membangun komunikasi secara langsung. Aspirasi tidak hanya disampaikan melalui orasi, tetapi diterima dan didengarkan dalam suasana yang lebih terbuka.

Mengenang Randi dan Yusuf menjadi momentum bagi peserta aksi untuk kembali menyampaikan pesan dan harapan mereka. Di sisi lain, kepolisian memastikan ruang penyampaian pendapat tetap berlangsung dalam situasi yang tertib.

Suasana humanis terlihat dari cara aparat menghadapi massa. Polda Sultra bersama Polresta Kendari terus melakukan pengamanan dengan mengutamakan pendekatan persuasif. Hal itu dilakukan agar penyampaian aspirasi dapat berjalan tanpa mengganggu ketertiban umum.

Aksi mengenang Randi dan Yusuf di Polda Sultra akhirnya berlangsung secara aman dan kondusif. Pertemuan antara pejabat kepolisian dan massa pun menjadi bagian penting dari upaya menjaga komunikasi serta suasana damai dalam penyampaian aspirasi.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *