BUTENG, KISAHAN.ID – Memasuki hari kelima operasi pencarian, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan satu korban hilang dalam insiden dua longboat terbalik di perairan Tolandona, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kepala Seksi Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari, Wahyudi, mengatakan hingga Kamis (13/11/2025) sore, pencarian masih belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya perahu, namun hasilnya nihil.
“Pencarian hari ini dilakukan sejak pagi hingga sore, tetapi korban belum ditemukan. Operasi kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi,” ujar Wahyudi.
Ia menjelaskan, kondisi cuaca di lokasi pencarian terpantau berawan dengan kecepatan angin sekitar 7 kilometer per jam dari arah selatan. Meski cukup mendukung, arus laut yang kuat menjadi kendala bagi tim saat melakukan penyelaman di sekitar perairan Tolandona.
“Kondisi arus laut di sekitar lokasi cukup deras, jadi pencarian dilakukan secara hati-hati untuk menjaga keselamatan seluruh personel di lapangan,” tambah Wahyudi.
Korban yang belum ditemukan diketahui bernama Arif Kurniawan (35), warga Kelurahan Kantalai, Kecamatan Lea-Lea, Kota Baubau. Sementara tiga korban lainnya, yakni Ali Sofian, Fadli Anihu, dan Fikar, telah berhasil diselamatkan lebih dahulu oleh warga setempat.
Dalam operasi hari kelima ini, unsur yang terlibat yakni pihak kepolisian, TNI, serta dibantu masyarakat sekitar. Tim menggunakan sejumlah peralatan berupa RIB, longboat, alat selam, dan drone untuk mencari keberadaan korban.
Diketahui, kecelakaan dua longboat tersebut terjadi pada Minggu (9/11) sekitar pukul 10.38 Wita, akibat dihantam gelombang tinggi. Dari empat penumpang yang berada di atas perahu, tiga berhasil selamat dan satu masih dalam pencarian hingga saat ini.
Penulis: Husni Mubarak
![]()














Komentar