News

Habiskan Anggaran Puluhan Miliar, Stadion Motewe Muna Kini Terbengkalai dan Dipenuhi Semak

Tribun stadion Motewe, Muna nampak dipenuhi semak belukar. Dok: Kisahan.id
Tribun stadion Motewe, Muna nampak dipenuhi semak belukar. Dok: Kisahan.id

MUNA, KISAHAN.ID – Proyek pembangunan Stadion Motewe di Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang digadang-gadang menjadi ikon baru olahraga daerah, kini berubah menjadi sumber kekecewaan. Dengan anggaran mencapai puluhan miliar rupiah, kondisi stadion justru memprihatinkan. Bangunannya terbengkalai, dipenuhi semak belukar, dan jauh dari fungsi yang diharapkan.

Pantauan di lokasi memperlihatkan suasana yang menyedihkan. Rumput liar tumbuh tinggi memenuhi lapangan, sementara bangunan tribun terlihat mangkrak tanpa kejelasan pengerjaan lanjutan. Sisa material seperti besi cor dan tiang penyangga masih berdiri belum terselesaikan. Coretan pada dinding tribun mempertegas bahwa proyek ini telah lama ditinggalkan.

Kondisi tersebut makin memperihatin setelah sebagian tribun ambruk pada 3 Agustus 2024, usai digunakan dalam festival kaghati (layang-layang). Meskipun tidak menimbulkan korban, insiden ini mencerminkan buruknya kualitas struktur bangunan yang bahkan belum rampung sepenuhnya.

Padahal, lokasi Stadion Motewe terbilang strategis. Berada sekitar satu kilometer dari Pasar Laino dan satu kilometer dari Kantor DPRD Muna, stadion ini semestinya menjadi pusat aktivitas olahraga dan ruang publik bagi masyarakat. Namun kenyataannya, area tersebut kini tampak menyeramkan dan tidak terawat, jauh dari harapan warga.

Di area belakang tribun, sekitar lima puluh meter dari bangunan utama, terlihat deretan beskem serta alat berat yang sudah tidak digunakan. Beberapa alat bahkan ditumbuhi rerumputan, menandakan proyek ini telah lama terhenti tanpa kejelasan.

Ardy, warga Raha, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut. Menurutnya, keberadaan stadion sangat penting bagi para pemuda di Muna yang memiliki minat tinggi terhadap olahraga, khususnya sepak bola.

“Sayang kalau dibiarkan begitu saja. Anak muda di Muna banyak yang suka sepak bola. Stadion ini bisa jadi tempat latihan dan cari bibit pemain,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).

Diketahui, pembangunan Stadion Motewe dimulai pada 2022 dengan target rampung pada 2024. Total anggaran yang digelontorkan mencapai sekitar Rp 34 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp 16,8 miliar bersumber dari dana PEN, sementara Rp 18 miliar yang digelontorkan pada 2023 berasal dari DAK. Namun hingga kini, proyek tak kunjung selesai dan justru berubah menjadi bangunan mati yang ditumbuhi semak belukar.

Hingga berita ini diturunkan, tidak tampak adanya tanda-tanda kelanjutan pengerjaan di area stadion. Warga mulai mempertanyakan transparansi serta komitmen pemerintah daerah dalam menyelesaikan proyek beranggaran besar tersebut.

Penulis: Husni Mubarak
Editor: Redaksi

Loading

Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *