KISAHAN.ID – Suasana duka menyelimuti keluarga Alfandi (32), seorang pekerja asal Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di lokasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Duriasi, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, pada Jumat (24/7/2026).
Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Muh. Jefri Hamzah, menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu, Alfandi bersama rekan-rekannya sedang memasang kuda-kuda bangunan di bagian atas konstruksi. Tanpa disadari, rangka besi yang diangkat menyentuh kabel listrik yang sudah terpasang.
Dalam hitungan detik, aliran listrik mengalir melalui kuda-kuda yang dipegang korban. Sengatan listrik membuat tubuh Alfandi terpental dan terjatuh dari ketinggian sekitar empat meter. Rekan-rekan kerja yang menyaksikan kejadian itu langsung berusaha memberikan pertolongan dan mengevakuasinya ke puskesmas terdekat.
Karena kondisi korban cukup serius, tenaga medis segera merujuk Alfandi ke RSUD Konawe. Ia tiba sekitar pukul 10.00 Wita dan langsung mendapatkan penanganan intensif. Selama berjam-jam, tim medis berupaya menyelamatkan nyawanya.
Menjelang sore, kondisi Alfandi belum menunjukkan perkembangan. Sekitar pukul 14.44 Wita, dokter memutuskan memindahkannya ke ruang ICU agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Harapan keluarga terus dipanjatkan, berharap pria yang sehari-hari bekerja mencari nafkah itu dapat kembali membuka mata,” katanya, Sabtu (24/7).
Namun, harapan itu perlahan memudar. Sekitar pukul 21.40 Wita, kondisi Alfandi semakin kritis hingga tidak sadarkan diri. Sebelas menit kemudian, tepat pukul 21.51 Wita, dokter RSUD Konawe, menyatakan Alfandi telah meninggal dunia.
Malam itu juga, sekitar pukul 22.45 Wita, jenazah Alfandi dipulangkan ke rumah duka di Jalan Fajar Menanti, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat yang tak pernah menyangka ia berangkat bekerja pada pagi hari, namun kembali ke rumah dalam balutan kain kafan.
“Meninggal di rumah sakit, jenazah sudah dipulangkan dan dimakamkan,” pungkasnya.
Redaksi











Komentar