Hukrim

Wanita di Butur Diduga Dianiaya Istri Oknum Polisi, Korban Alami Luka dan Laporannya Sempat Dapat Intimidasi

Korban dugaan penganiayaan oleh istri oknum polisi di Butur. Dok: Istimewa.
Korban dugaan penganiayaan oleh istri oknum polisi di Butur. Dok: Istimewa.

BUTUR, KISAHAN.ID – Dugaan penganiayaan dialami seorang wanita berinisial N yang dilakukan U, istri dari seorang oknum polisi di Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra). Akibat kejadian itu, N mengalami luka cakar pada bagian wajah.

Menurut N, penganiayaan tersebut terjadi di sebuah indekos di Kelurahan Wandaka, Kecamatan Kulisusu, pada Selasa (25/11/2025) malam. Saat insiden berlangsung, suami pelaku yang juga oknum polisi berinisial Aipda Z berada di lokasi kejadian.

N menerangkan bahwa U datang ke tempat tinggalnya bersama Aipda Z. Kehadiran keduanya langsung memicu perselisihan (cekcok), yang kemudian berujung pada tindakan penganiayaan.

“Saya dicakar, wajah saya terluka,” kata N, Rabu (26/11/2025).

N menyesalkan keberadaan Aipda Z di lokasi sejak awal kejadian tanpa adanya upaya melerai hingga dirinya mengalami luka cakaran akibat dianiaya U.

“Mereka datang bersama. Baru masuk, langsung terjadi perdebatan, dan saya dicakar,” tambahnya.

Mirisnya, N mengaku saat membuat laporan di Polres Butur terkait penganiayaan itu, ia mendapat intimidasi dari Aipda Z. Ia menyebut dirinya sempat ditarik keluar ruangan ketika tengah memberikan keterangan kepada petugas.

Meski begitu, N tetap melanjutkan proses pelaporan dan berharap pengaduan yang telah disampaikan dapat ditangani secara objektif dan transparan.

Ia menegaskan bahwa apa yang dialaminya harus diproses sesuai hukum agar kejadian serupa tidak kembali terulang. N juga tengah mempertimbangkan untuk menunjuk penasihat hukum untuk mendampinginya selama proses berlangsung.

Belum diketahui pasti motif dari aksi penganiayaan tersebut. Namun, laporan terkait tindakan penganiayaan itu telah disampaikan korban di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Butur.

Penulisan: Husni Mubarak

Loading

Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *