Hukrim

Kepala SMAN 7 Kendari Buka Suara Terkait Video Viral 2 Siswi Saling Jambak Dalam Kelas

Detik-detik siswi SMAN 7 Kendari berkelahi. Dok. Istimewa.

KENDARI, KISAHAN.ID – Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Kendari, La Ode Muhammad Sauf buka suara terkait video viral dua siswinya yang saling jambak rambut dalam ruang kelas XI SMAN 7 Kendari pada Senin (21/1/2025).

Sauf menyebut, dua siswi yang terlibat saling jambak rambut dalam ruang kelas tersebut berinisial JR (16) dan KEP. Penyebabnya, KEP kesal terhadap JR, sebab JR menyebarkan isu perselingkuhan yang menyebabkan KEP putus dengan pacarnya.

“Sebenarnya masalah luar, hanya dibawa-bawa dalam sekolah. Ini salah satu siswi (JR) dituduh menyebarkan isu perselingkuhan siswi satunya (KEP), makanya dia (KEP) ini putus dengan pacarnya,” tuturnya, Minggu (26/1).

Sauf mengaku telah menonton video dua siswinya itu yang viral di media sosial (medsos). Ia mengaku, KEP lebih dulu yang menggunakan gerakan tangan dan memukul JR, hingga menyebabkan keduanya saling jambak rambut.

Meskipun demikian, tegas Sauf, pihak sekolah telah berupaya melakukan mediasi terhadap keduanya. Saat mediasi, ada guru BK, orangtua JR, wali siswi KEP yang dipertemukan di sekolah. Hanya saja, mediasi gagal dan berlanjut ke polisi sebab keluarga JR tersinggung dengan kata-kata yang dilontarkan oleh keluarga KEP.

“Kami ini sudah upayakan mediasi kedua belah pihak. Hanya, keluarga korban (JR) tersinggung dengan cara penyampaian keluarga KEP. Makanya keluarga JR ini tidak mau lagi damai dan berlanjut di polisi,” tegasnya.

Sembari menunggu tindak lanjut dari kepolisian, pihak sekolah memberikan skorsing kepada KEP sampai urusan di polisi benar-benar selesai dan keluarga JR mau berdamai dengan meraka.

“Kita skorsing dulu ini KEP untuk sementara. Semoga cepat selesai ini kasus. Pada dasarnya, kami dari pihak sekolah tetap memberikan ruang yang terbaik kepada keduanya. Kami juga berharap kasus yang menimpah anak-anak kami ini dijadikan pembelajaran untuk yang lain,” pungkasnya.

Redaksi

Loading

Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *