KISAHAN.ID – Aparat kepolisian menyisir sejumlah lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya pelajar dan remaja di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (17/8/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya tawuran antar-kelompok.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan penyisiran dilakukan setelah polisi menerima informasi adanya kelompok pelajar yang diduga hendak melakukan penyerangan.
Dalam penyisiran tersebut, polisi menemukan puluhan pelajar yang berkumpul di salah satu kedai kopi atau coffee shop di Kota Kendari.
“Pelajar-pelajar ini kita amankan karena diduga kuat terlibat dalam aksi tawuran dan penyerangan,” kata Welliwanto.
Polisi menduga kelompok tersebut berkaitan dengan aksi penyerangan yang menyebabkan dua remaja menjadi korban terkena busur. Kedua korban kemudian mendapatkan penanganan medis.
Untuk mencegah aksi susulan, puluhan pelajar beserta kendaraan yang digunakan langsung dibawa ke Polresta Kendari. Mereka selanjutnya menjalani pemeriksaan untuk mengetahui keterlibatan masing-masing dalam aksi tawuran.
Welliwanto menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan, khususnya mencegah aksi tawuran yang melibatkan pelajar di Kota Kendari.
Polisi juga masih melakukan pendalaman terhadap kelompok tersebut, termasuk mencari tahu asal senjata yang digunakan dalam aksi penyerangan serta kemungkinan adanya pelajar lain yang terlibat.
Penulis: Herlis Ode Mainuru



















Komentar