Pemkot Kendari

Kominfo Kendari Pamerkan Gerak Cepat Call Center 112 di Karnaval Juang Kemerdekaan

Layanan Call Center 112 yang dipamerkan Diskominfo saat Karnaval Juang di Kendari. Dok: Kisahan.id

KISAHAN.ID – Karnaval Juang Kemerdekaan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (8/8/2026), tidak hanya menjadi ajang merayakan semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di tengah arak-arakan warga, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari turut memperkenalkan layanan kedaruratan melalui simulasi Call Center 112.

Karnaval dimulai sekitar pukul 14.00 Wita hingga selesai. Ribuan peserta dan masyarakat memadati ruas jalan yang menjadi jalur kegiatan dengan mengenakan beragam kostum serta membawa berbagai kreasi bernuansa kemerdekaan.

Dalam kegiatan tersebut, Kominfo Kendari menampilkan simulasi bagaimana panggilan darurat 112 diterima dan direspons dengan cepat. Layanan tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi untuk memastikan masyarakat memperoleh bantuan ketika menghadapi kondisi darurat.

Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto, mengatakan keberadaan Call Center 112 diharapkan semakin dikenal masyarakat sehingga dapat dimanfaatkan ketika terjadi keadaan yang membutuhkan penanganan cepat.

Menurutnya, masyarakat cukup menghubungi nomor 112 saat menghadapi kondisi darurat. Panggilan tersebut kemudian menjadi pintu awal untuk mengoordinasikan penanganan sesuai jenis kedaruratan yang dilaporkan.

“Layanan Call Center 112 ini kami peragakan langsung kepada masyarakat agar mereka mengetahui cara kerja kami dalam layanan kedaruratan yang bisa diakses ketika membutuhkan pertolongan,” ujar Sahuriyanto.

Ia menambahkan, kecepatan respons menjadi bagian penting dalam pelayanan publik. Karena itu, simulasi yang ditampilkan dalam Karnaval Juang Kemerdekaan sekaligus menjadi edukasi agar masyarakat memahami fungsi layanan tersebut.

Kemeriahan karnaval pun menjadi momentum bagi Pemkot Kendari mendekatkan berbagai layanan kepada masyarakat. Selain hiburan dan kreativitas warga, kegiatan ini memperlihatkan bagaimana pelayanan publik, termasuk berbasis digital, hadir di tengah kehidupan masyarakat.

Melalui Call Center 112, Pemkot Kendari ingin memastikan teknologi tidak hanya menjadi bagian dari sistem pemerintahan, tetapi juga dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

Penulis: Herlis Ode Mainuru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *