KISAHAN.ID – Direktur Utama PDAM Tirta Anoa Kota Kendari, Sukriyaman, turun langsung memimpin proses perbaikan pipa transmisi yang mengalami kebocoran di Jalan Prof. M. Yamin, Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kamis (23/7/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius PDAM menuntaskan persoalan kebocoran yang telah berlangsung selama bertahun-tahun sekaligus meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Sebelum pekerjaan lapangan dimulai, PDAM Tirta Anoa telah menggelar dua kali ekspose bersama para pemangku kepentingan. Ekspose pertama dilaksanakan di Balai Kota Kendari pada Jumat (17/7/2026) untuk menyampaikan pemberitahuan serta metode pengerjaan.
Sementara ekspose kedua dilakukan pada hari pelaksanaan sebagai tahap eksekusi pekerjaan yang melibatkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (P2JN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan difasilitasi Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari.
Sukriyaman menjelaskan, tahapan awal yang dilakukan adalah mengidentifikasi jalur distribusi air sebelum aliran dihentikan sementara selama tiga hari. Meski demikian, PDAM telah menyiapkan rekayasa pengaliran agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap dapat terpenuhi selama proses perbaikan berlangsung.
“Sosialisasi terkait adanya perbaikan ini sudah kami lakukan sehingga masyarakat tidak kaget. Sebagai solusi alternatif selama tiga hari ini, kami melakukan rekayasa pengaliran air agar kebutuhan air bersih tetap terpenuhi,” ujarnya kepada Kisahan.id.
Setelah proses identifikasi selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan pembongkaran badan jalan. Karena posisi pipa berada di bawah lapisan aspal, PDAM berkoordinasi dengan P2JN Sultra untuk memastikan seluruh tahapan pembongkaran berjalan sesuai prosedur.
“Hari ini kami disaksikan oleh pemerintah kota dalam menjalin koordinasi dengan pihak P2JN. Dengan kolaborasi ini, kami mendapatkan dukungan penuh terkait mekanisme pembongkaran agar berjalan lancar dan tidak membahayakan pengguna jalan,” tegas Sukriyaman.
Saat ini, proses perbaikan pipa terus dikebut. Menurutnya, pekerjaan tersebut telah berjalan selama tiga hari dan ditargetkan rampung paling lambat dalam dua pekan.
“Kita sudah kerja selama tiga hari. Kebocoran ini sudah tahunan terjadi. Saat ini perbaikan sedang kami lakukan dan paling lama dua minggu,” katanya.
Ia pun berharap masyarakat dapat bersabar selama proses pengerjaan berlangsung. Menurutnya, perbaikan ini merupakan bentuk komitmen PDAM Tirta Anoa bersama Pemerintah Kota Kendari untuk menjawab keluhan warga sekaligus menghadirkan layanan air bersih yang lebih andal, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kota Kendari.
Redaksi



















Komentar