Hukrim

Tak Terima Diberitakan, Admin Kaba Residence Mengancam: Hapus Video atau Kami Tuntut

Wanita bernama Murni yang menyebut dirinya sebagai admin Kaba Residence. Dok: Istimewa.

KISAHAN.ID – Pihak Kaba Residence Kendari merespons pemberitaan terkait pemblokadean akses jalan utama menuju perumahan tersebut dengan melayangkan keberatan kepada redaksi. Seorang wanita yang mengaku bernama Murni dan menyebut dirinya sebagai admin Kaba Residence meminta agar video yang telah dipublikasikan segera diturunkan. Jika tidak, ia akan menuntut ke jalur hukum.

Melalui pesan yang dikirim kepada redaksi, Murni mempertanyakan izin publikasi video yang menampilkan kondisi akses jalan di kawasan perumahan tersebut, termasuk pertemuan antara pihak perumahan dan warga sekitar.

“Kak ini kita share video sudah ada izin kah dari pihak Kaba? Karena kita bisa tuntut ini penyebaran videonya tanpa izin. Kalau bisa kita take down sekarang videonya,” tulisnya, Senin (8/6/2026).

Murni juga menyatakan bahwa persoalan yang terjadi merupakan masalah internal yang menurutnya hanya diketahui warga dan pihak pengembang. Padahal, blokade jalan yang terjadi adalah akses publik dan videonya tersebar ke media sosial.

“Ini masalah internal, hanya warga dan pihak Kaba saja yang seharusnya tahu, tidak untuk ke publik dan sudah jadi kesepakatan,” lanjutnya.

Ia bahkan mengancam akan mencari tahu narasumber redaksi ini lalu menempuh jalur hukum apabila video dan pemberitaan tersebut tidak dihapus.

“Kalau memang dari kita tidak ada take down video kemungkinan jalannya kita cari tahu yang hubungi dan kita tuntut,” tulisnya lagi.

Sebelumnya, akses jalan utama menuju Perumahan Kaba Residence di Kecamatan Baruga, Kota Kendari, diblokade oleh pihak yang diduga merupakan pemilik lahan. Penutupan akses tersebut disebut diduga berkaitan dengan sengketa jual beli lahan antara pemilik tanah dan pihak pengembang, yakni belum dilunasinya sisa pembayaran lahan yang kini digunakan sebagai jalan utama perumahan.

Berdasarkan video yang beredar, jalan tersebut ditutup menggunakan tumpukan kayu menyerupai pagar pembatas dan dipasangi kawat duri. Di lokasi juga terpasang baliho bertuliskan pemberitahuan pengalihan jalur sementara.

Terpisah, Owner Kaba Residence, Amir, yang dikonfirmasi sejak Minggu (7/6), hingga saat ini, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan wanprestasi maupun penutupan akses jalan tersebut.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *