KISAHAN.ID – Pria berinisial U (24), asal Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), mengaku menjadi korban penipuan saat memesan jasa seorang wanita secara daring.
Peristiwa tersebut bermula ketika U berkomunikasi dengan seorang wanita melalui WhatsApp dan sepakat bertemu di Hotel 757, Jalan Rambutan, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Selasa (8/9/2026).
U kemudian memesan kamar hotel seharga Rp250 ribu dan meminta wanita tersebut datang ke kamar. Sebelum berangkat, wanita itu disebut meminta uang Rp50 ribu sebagai tanda jadi sekaligus ongkos perjalanan.
Tak lama kemudian, wanita tersebut tiba di kamar hotel dengan mengenakan rok bermotif bunga dan baju abu-abu lengan panjang. Setelah berada di dalam kamar, wanita itu kembali meminta uang Rp100 ribu dengan alasan hendak membeli rokok.
Wanita tersebut kemudian keluar dari hotel. Namun, ia kembali bersama dua pria yang disebut sebagai iparnya.
“Jadi, kita empat orang di dalam kamar,” kata U saat ditemui, Rabu (9/9).
Selanjutnya, wanita tersebut kembali meminta uang Rp100 ribu dengan alasan untuk membeli minuman keras bagi kedua pria yang dibawanya. Salah satu pria kemudian disebut keluar dari kamar dan tidak kembali.
Setelah itu, wanita tersebut meminta uang sebesar Rp800 ribu kepada U sebelum melakukan hubungan badan. Rinciannya, Rp200 ribu secara tunai dan Rp600 ribu melalui transfer.
U kemudian mengaku wanita tersebut beralasan hendak menukarkan uang. Saat wanita itu keluar dari kamar, ia tidak kembali. Nomor WhatsApp milik U juga disebut telah diblokir.
“Mereka pergi satu-satu. Kita belum sempat berhubungan tapi itu uang sudah saya kasihkan ke perempuan itu, setelah itu saya diblokir,” tutur U.
Terpisah, wanita yang belum diketahui identitasnya tersebut mengaku tidak keberatan jika U menempuh jalur hukum apabila merasa dirugikan.
Ia juga menyampaikan tudingan bahwa U membawa narkotika dan mengaku memiliki bukti berupa video serta dua orang saksi.
“Kalau mau bawa-bawa hukum, ayo. Korban kan juga bawa narkoba. Ada videonya jelas dan saya juga ada dua orang saksi,” katanya saat dikonfirmasi.
Redaksi



















Komentar