MUBAR, KISAHAN.ID – Pembukaan rute penerbangan baru Sriwijaya Air yang menghubungkan Bandara Sultan Hasanuddin di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dengan Bandara Sugimanuru di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat dan pelaku usaha di kawasan tersebut.
Mulai Kamis, 15 Januari 2026, konektivitas udara Makassar–Muna Barat kini resmi beroperasi, membuka babak baru dalam mobilitas dan pengembangan wilayah.nMelalui pengumuman resminya, Sriwijaya Air menegaskan komitmen untuk terus memperluas jaringan penerbangan domestik, khususnya ke daerah-daerah potensial yang tengah berkembang.
Rute Makassar–Muna Barat dijadwalkan berangkat pukul 14.00 Wita dan tiba pukul 15.00 Wita, sementara penerbangan sebaliknya dari Muna Barat ke Makassar berangkat pukul 15.40 Wita dan tiba pukul 16.35 Wita. Jadwal ini dinilai sangat ideal bagi masyarakat yang membutuhkan perjalanan cepat dan efisien.
Kehadiran rute baru ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata Muna Barat yang dikenal memiliki pantai eksotis, laut biru yang jernih, serta panorama alam yang masih alami. Akses udara langsung dari Makassar diyakini akan meningkatkan minat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, sekaligus mempercepat arus investasi ke wilayah tersebut.
Sebagai bentuk layanan prima, Sriwijaya Air juga menawarkan berbagai fasilitas bagi penumpang, seperti bagasi gratis 10 kilogram, bagasi kabin 7 kilogram, serta snack selama penerbangan, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman dan menyenangkan.
Berdasarkan pantauan di aplikasi perjalanan daring, harga tiket penerbangan langsung rute Muna Barat–Makassar pada 15 Januari 2026 ditawarkan sekitar Rp757 ribu, sementara rute Makassar–Muna Barat berada di kisaran Rp851 ribu. Untuk jadwal keberangkatan selanjutnya, harga tiket masih tergolong kompetitif dan terjangkau bagi masyarakat.
Sebelumnya, pembukaan rute ini telah ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Sriwijaya Air dan Pemerintah Kabupaten Muna Barat. Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menilai kerja sama tersebut sebagai langkah strategis dalam mempercepat pergerakan orang, barang, dan jasa.
“Transportasi udara memiliki peran penting dalam membuka isolasi wilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Dengan hadirnya penerbangan reguler ini, kami optimistis Muna Barat akan semakin maju dan kompetitif,” ujarnya.
Dengan terbukanya rute Makassar–Muna Barat, Sriwijaya Air tak hanya menghadirkan pilihan transportasi baru, tetapi juga menjadi bagian dari penggerak pembangunan dan konektivitas kawasan timur Indonesia.
Redaksi



















Komentar