MUNA, KISAHAN.ID – Kepala SMKN 1 Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Masrawati, tanggapi aksi ratusan siswa memprotes tidak diikutsertakan dalam lomba peringatan HUT ke-80 RI.
Masrawati menyebut persoalan tersebut terjadi akibat miskomunikasi antara pihak sekolah dan siswa, sehingga menimbulkan kesalahpahaman yang berujung pada aksi demonstrasi.
“Seusai demo kemarin, kami sudah menyahuti, dan alhamdulillah sekarang siswa sudah mulai berlatih,” ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (9/8/2025).
Ia menjelaskan, lomba perayaan HUT RI merupakan program Pemerintah Daerah Muna, yang rutin diikuti setiap tahun dan membutuhkan anggaran cukup besar.
“Makanya, kita harus duduk bersama (rapat) dengan guru-guru untuk memutuskan kegiatan apa saja yang harus kita ikuti dalam HUT Kemerdekaan ini,” jelasnya.
Dalam aksi pada Senin (4/8/2025) lalu, siswa memprotes larangan mengikuti lomba karena alasan tidak ada anggaran, sekaligus mempertanyakan pengelolaan Dana BOS 2024 sebesar Rp1 miliar yang kini disebut tersisa Rp50 ribu.
Penulis: Husni Mubarak



Komentar