Hukrim

Takut Ditangkap Jadi Alasan Oknum TNI Cabul di Kendari Melarikan Diri ke Bone Sulsel

Komandan Denpom XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela. Dok: Istimewa.

KISAHAN.ID – Oknum anggota TNI AD yang bertugas di Kodim 1417/Kendari, Sertu Majid Bone, berhasil diamankan aparat gabungan setelah sebelumnya meninggalkan satuan saat menjalani proses pemeriksaan terkait kasus pencabulan yang melibatkan seorang siswi SDN di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sertu Majid Bone diamankan di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Selasa (19/5/2026) pagi, setelah beberapa pekan dilakukan pencarian oleh aparat.

Komandan Denpom XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela, mengatakan yang bersangkutan telah mengakui perbuatannya. Namun karena merasa takut menghadapi proses hukum, ia memilih melarikan diri.

“Pelaku mengakui perbuatannya namun karena takut sehingga dia melarikan diri,” ujar Letkol CPM Haryadi Budaya Pela, Selasa (19/5/2026).

Kasus tersebut bermula dari laporan dugaan perbuatan asusila terhadap seorang siswi berinisial AKS (12) yang terjadi di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, pada 14 April 2026 lalu.

Setelah kasus itu mencuat, Sertu Majid Bone sempat menjalani pemeriksaan internal di Kodim 1417/Kendari. Namun sehari setelah proses pemeriksaan berlangsung, 15 April, ia meninggalkan satuan tanpa izin sehingga aparat gabungan melakukan pencarian lintas wilayah.

Pencarian berlangsung selama beberapa pekan hingga keberadaan yang bersangkutan terdeteksi di wilayah Kabupaten Bone, Sulsel. Aparat kemudian bergerak dan berhasil mengamankan Sertu Majid Bone untuk selanjutnya menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami pihak Denpom XIV/3 Kendari memastikan penanganan perkara tersebut dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Redaksi: Muammar Said Fadholi

Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *